aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Marissa Nasution Bahagia Menjadi Ibu, Meski Kehilangan Salah Satu Bayinya

Saturday, 11 August 2018 18:30:43 WIB | Yohanes Adi Pamungkas
Marissa Nasution Bahagia Menjadi Ibu, Meski Kehilangan Salah Satu Bayinya
Marissa Nasution Bahagia Menjadi Ibu, Meski Kehilangan Salah Satu Bayinya (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah melahirkan Alaia Moana atau Allie pada 28 Mei 2018 di Singapura, kehidupan Marissa Nasution (32) berubah. Marissa fokus mengurus Allie tanpa bantuan pengasuh bayi. Mengawal tumbuh kembang si buah hati kini menjadi prioritasnya.

Setelah menikah untuk kali kedua dengan pria asal Jerman, Benedikt Brueggemann, Marissa Nasution menjalani hubungan jarak jauh dengan suami.  Marissa bekerja di Indonesia sebagai presenter dan menjadi duta sejumlah produk, sementara Benedikt sehari-hari menjadi pegawai sebuah perusahaan di Singapura. Jelang persalinan, Marissa terbang ke Singapura menyusul Benedikt.

“Saya melahirkan dalam usia kandungan 38 minggu,” tutur Marissa saat berbincang dengan Bintang di Jakarta, pekan lalu.

Allie lahir dengan berat 2,6 kg dan panjang 48 cm. Marissa mengajak suami dan Allie pulang ke Tanah Air untuk menyelesaikan urusan pribadi. 

Marissa Nasution Bahagia Menjadi Ibu, Meski Kehilangan Salah Satu Bayinya (Seno / tabloidbintang.com)
Marissa Nasution Bahagia Menjadi Ibu, Meski Kehilangan Salah Satu Bayinya (Seno / tabloidbintang.com)

Bintang film Mupeng itu mengaku bahagia menjadi ibu, meski kehilangan salah satu bayinya pada usia kandungan 6 bulan. Salah satu bayi Marissa diketahui mengidap twin to twin transfusion syndrome yakni distribusi darah yang tidak merata sehingga mengondisikan bayi kembar berbagi plasenta.

“Sebagai orang tua hati kami hancur dan berduka untuk putri kami, tapi pada saat yang sama saudara perempuannya berjuang setiap hari untuk bertahan hidup dan menjadi lebih kuat,” ia menukas. 

(han / gur)

Komentar