aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Jangan Abaikan, Kebiasaan Sarapan Dapat Mempengaruhi Prestasi Anak di Sekolah

Friday, 10 August 2018 02:30:30 WIB | Romauli Gultom
Jangan Abaikan, Kebiasaan Sarapan Dapat Mempengaruhi Prestasi Anak di Sekolah
Ilustrasi (depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Tak sedikit diantara kita mengabaikan kualitas sarapan anak-anak karena terburu-buru mengejar waktu berangkat ke sekolah. Padahal, sarapan sangat penting untuk menunjang aktivitas belajar, kualitas nilai bahkan prestasi anak di sekolah.

Anak-anak akhirnya tidak sarapan karenaalasan beragam, misalnya sulit membangunkan anak lebih pagi, anaknya sulit diajak sarapan, tidak cukup waktu untuk mempersiapkan sarapan di pagi hari atau takut terlambat ke sekolah.

Sarapan pada anak penting karena dapat membantu mengembangkan cara berpikirnya. Anak-anak yang jarang atau tidak pernah sarapan akan memiliki cabang otak yang sedikit sehingga menghambat daya berpikirnya. Sedangkan anak yang selalu sarapan akan memiliki banyak cabang di otak sehingga menghasilkan anak yang cepat tanggap.

“Anak yang tidak melakukan sarapan akan cenderung lamban dalam beraktivitas dan memiliki tingkat konsentrasi yang rendah,” ujar dr. dr Ulul Albab, SpOG dalam kampanye ”Sarapan Bernutrisi Agar Perut Terisi Siap Konsentrasi” bersama Energen di Jakarta, belum lama ini.

Studi mengenai Positron Emission Tomography mengindikasikan bahwa tingkat metabolisme dari penggunaan glukosa kurang lebih dua kali lipat lebih tinggi pada anak-anak usia 4-10 tahun dibandingkan dengan orang dewasa.

Dia menambahkan, periode ‘puasa’ yang lebih lama karena anak-anak dan remaja memerlukan waktu tidur yang lebih panjang dibandingkan orang dewasa sehingga dapat menghabiskan cadangan glikogen selama tidur. Untuk menjaga kadar metabolisme yang lebih tinggi, asupan energi yang terus-menerus dari glukosa tentunya sangat dibutuhkan.

“Karena itu mengkonsumsi sarapan bernutrisi sangat penting untuk memberikan energi yang cukup di pagi hari agar kinerja otak bisa maximal,” jelasnya.

Dengan terpenuhinya kebutuhan nutrisi dalam tubuh  anak, mampu meningkatkan konsentrasinya dalam menerima pelajaran, oleh karena itu orang tua perlu memperhatikan dan menyiapkan sarapan bernutrisi untuk buah hatinya.

Asupan makanan saat sarapan untuk membentuk energi yang akan digunakan beraktivitas seharian dan menjadikan anak lebih berkonsentrasi dalam belajar. Dengan sarapan, anak dapat konsentrasi dengan baik dan siap beraktivitas.

Melalui kampanye Perut Terisi Siap Konsentrasi, Energen mengajak keluarga Indonesia menerapkan kebiasaan sarapan teratur yang bergizi,” kata Marketing Manager Sr, Healthy Food Division, Jonathan Setiadi.

“Kami membantu mewujudkan misi membangun anak Indonesia agar siap beraktivitas setiap hari melalui komitmennya menyediakan produk minuman susu sereal yang bernutrisi untuk mengembalikan energi,” tutupnya. (Romauli Gultom)

Komentar