aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Manfaat Sering Memeluk Anak (2 - habis)

Sunday, 29 July 2018 10:00:50 WIB | Rizki Adis Abeba
Manfaat Sering Memeluk Anak (2 - habis)
Manfaat Sering Memeluk Anak (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Di samping membuat anak nyaman dan memperkuat ikatan batin anak dengan orang tua, pelukan menyimpan manfaat besar bagi tumbuh kembang anak.

Mempercepat pertumbuhan fisik

Pelukan memicu pelepasan hormon oksitosin atau yang juga dikenal sebagai hormon cinta. Perasaan nyaman dan bahagia yang disebabkan hormon ini juga berperan penting bagi tubuh, salah satunya sebagai stimulan pertumbuhan tubuh anak.

Ketika oksitosin diproduksi, produksi hormon yang mendukung pertumbuhan, misalnya faktor pertumbuhan seperti insulin-1 yang membantu perkembangan tulang dan jaringan lain serta faktor pertumbuhan saraf, ikut meningkat. Jadi, sering-sering memeluk anak akan membantu proses pertumbuhan fisik anak.

Meredakan tantrum

Regulasi emosi pada manusia bekerja seperti halnya pedal gas dan rem pada mobil. Di mobil, pedal gas dan rem bekerja secara terpisah demi mengendalikan kestabilan kecepatan kendaraan.

Dalam sistem saraf manusia, cabang saraf untuk meluapkan emosi dan cabang saraf untuk menenangkan merupakan dua sistem yang bekerja terpisah untuk mengendalikan emosi.

Ketika anak menangis, cabang saraf emosional bekerja lebih aktif daripada saraf menenangkan. Hormon oksitosin yang dilepas saat anak dipeluk akan mengimbangi emosi anak.

“Oksitosin juga membantu meredakan depresi dan kecemasan serta memberi efek baik pada anak-anak yang mengalami gangguan perhatian dan autisme,” kata Tiffany Field, Direktur Institusi Penelitian Sentuhan di Sekolah Kedokteran Universitas Miami, AS. 

Memeluk anak yang sedang mengamuk dikhawatirkan banyak orang tua akan diartikan anak, perilaku buruk bisa diberi imbalan berupa perhatian.

Sebenarnya tidak. Perlu dipahami ketika anak sedang mengalami tantrum, mereka tidak bermaksud untuk keras kepala, hanya saja mereka sedang kehilangan kendali emosi.

Mereka tidak bisa mengelola emosi sehingga meluapkannya dengan tantrum. Itu sebabnya orang tua perlu membantu meredakan emosi mereka dengan memberi pelukan.

selesai

(riz / gur)

Komentar