aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Artika Sari Devi Punya Cerita Sedih Soal Bekal Makanan Anaknya

Friday, 20 July 2018 11:10:10 WIB | TEMPO
Artika Sari Devi Punya Cerita Sedih Soal Bekal Makanan Anaknya
Artika Sari Devi memiliki pengalaman sedih ketika membuat bento sebagai bekal anaknya. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Bagi ibu yang memiliki anak usia sekolah menyiapkan bekal menjadi hal yang sangat menarik. Di Jepang, bekal ini lebih dikenal dengan istilah bento, dengan ciri khas susunan makanan yang lucu serta hiasan yang bisa menggunggah selera. Namun, Artika Sari Devi ternyata memiliki pengalaman sedih ketika membuat bento sebagai bekal anaknya.

Hal ini bermula ketika anak pertamanya Sarah Ebiela Ibrahim sudah mulai masuk sekolah. Sebagai ibu, Artika Sari Devi mengaku sangat rajin menyiapkan bekal makanan bento dengan hiasan-hiasan unik untuk anaknya itu. Bahkan, ia  mendapatkan banyak dukungan dari sang suami, Ibrahim Imran alias Baim.

“Waktu anak pertama semangat banget dan kebanggan yah. Apalagi didukung suami. Dia suka bikinin cetakakan bentonya gitu,” cerita Artika di Restoran Seribu Rasa, Kebayoran, Jakarta Kamis, 19 Juli 2018.

Namun, setelah anaknya mulai tumbuh, semangat Artika Sari Devi mulai menurun. Sebab kata dia, ketika anaknya mulai menginjak usia 4-5 tahun  sudah tidak terlalu mementingkan bentuk lagi, tapi lebih kepada rasa makanan itu sendiri. Hal ini rupanya cukup membuat sedih mantan Puteri Indonesia tahun 2004 tersebut.

Artika Sari Devi. (Seno/tabloidbintang.com)
Artika Sari Devi. (Seno/tabloidbintang.com)

“Pas anakku umurnya sudah menginjak 4-5 tahun. Mereka sudah tidak terlalu perduli lagi (hiasan bento), yang penting rasanya enak. Sedih aja. Sampai sekarang anakku yang kedua belum merasakan bento lagi,” lanjut Artika.

Meski begitu, tidak menyurutkan semangat Artika Sari Devi menyiapkan bekal makanan untuk anak-anaknya. Kini, ia justru mengaku sedang sibuk-sibuknya mencari menu makanan yang akan ia siapkan, untuk bekal sekolah anak-anaknya. Ibu dua anak tersebut mengatakan, ini sebagai upaya untuk membentuk semangat anak-anaknya di hari pertama kembali ke sekolah pada 23 Juli 2018.

“Bagaimana kita bisa menyiapkan menu tidak hanya enak, tapi gizinya juga terpenuhi.Ini bagus untuk membantu mereka meningkatkan semangat ke sekolah, kreatifitas mereka dan konsentrasi mereka,” ujar Artika Sari Devi.

TEMPO.CO

Komentar