aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Di Rusia, Foto Janin Saat Periksa Kehamilan Kini Bisa Dicetak 3D Seperti Patung

Friday, 18 May 2018 18:10:00 WIB | Andira Putri
Di Rusia, Foto Janin Saat Periksa Kehamilan Kini Bisa Dicetak 3D Seperti Patung
Di Rusia, Foto Janin Saat Periksa Kehamilan Kini Bisa Dicetak 3D Seperti Patung (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Sebuah perusahaan yang bermarkas di Rusia, yaitu Embryo 3D melakukan terobosan baru di tahun 2018. Perusahaan ini menyediakan jasa pencetakan bayi belum lahir secara 3D.

Ide pencetakan bayi belum lahir secara 3D berasal dari teman Ivan Gridin selaku pendiri perusahaan tersebut. Ivan Gridin mengenang bagaimana temannya khawatir terhadap kesehatan jabang bayi.

(Ist)
(Ist)

Demi mendapat gambaran jelas tentang kondisinya, Ivan Gridin menawarkan pencetakan bayi belum lahir secara 3D. "Saya menyukai teknologi baru saat itu dan pencetakan 3D. Saya lalu mengatakan, 'Mari mencetaknya'," kata Ivan Gridin seperti dilansir situs Mirror pada Maret lalu.

Ivan Gridin bersama timnya mengembangkan pencetakan bayi belum lahir secara 3D dari teknologi ilmuwan Brazil tahun 2016. Mereka pernah menciptakan gambar digital bagi bayi yang belum lahir.

(Ist)
(Ist)

Mereka menggunakan headset realitas virtual bernama Oculust Rift untuk menampilkan MRI dan scan ultrasound secara nyata seperti dilansir Daily Mail. Hasil potret tersebut kemudian dibentuk menjadi perawakan bayi secara 3D dengan plastik.

(Ist)
(Ist)

Perawakan bayi yang belum lahir secara 3D terbilang detail. Bentuk kepala, wajah, tangan hingga tali pusar terbilang mirip bayi asli.

Pencetakan bayi belum lahir secara 3D diminati publik. Sejumlah ibu Rusia mencobanya seperti Yuliana Recu dan mengaku terkesan dengan hasilnya.

"Ini adalah perasaan aneh. Anaknya belum lahir, tetapi kamu bisa menyentuh dan merasakan keberadaannya," kata Yuliana Recu seperti dilaporkan Mirror.

(Ist)
(Ist)

Ivan Gridin berencana untuk terus mengembangkan pencetakan bayi belum lahir secara 3D ini. Mereka telah menyediakan bahan lain dalam proses pencetakan seperti emas.

"Awalnya kami hanya menciptakannya dengan plastik. Tetapi, kami sekarang bisa membuat model dan menutupinya dengan metal," tutup Ivan Gridin.

(dira / wida)

Komentar