aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Macam-macam Sariawan Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Sunday, 25 March 2018 22:30:45 WIB | Wayan Diananto
Macam-macam Sariawan Berdasarkan Tingkat Keparahannya
Macam-macam Sariawan Berdasarkan Tingkat Keparahannya (dok. top sante)

TABLOIDBINTANG.COM - Luka kecil apa pun di rongga mulut disebut sariawan oleh awam, padahal masalah kesehatan di rongga mulut tidak melulu sariawan. Dalam kamus medis, sariawan disebut stomatitis aftosa.

Setiap orang pasti mengalami sariawan minimal sekali seumur hidup. Penyakit ini menyerang mukosa atau jaringan lunak di dalam rongga mulut.

Sariawan muncul dengan tanda yang khas. Bentuknya menyerupai kawah. Jika dilihat dari atas tampak bulat atau oval dengan tepi berwarna merah, pertanda ia mengalami peradangan. Dasar lukanya putih kekuningan.

“Tanda terakhir yang paling penting, terasa sakit dan tidak disertai demam. Kalau Anda demam dan tidak merasakan sakit, itu bukan sariawan,” beri tahu Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD, di Jakarta, pekan lalu. 

Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD
Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD

Sariawan berdasarkan tingkat keparahannya dibagi tiga yakni minor, mayor, dan herpetiform. Dikatakan minor, jika ukuran lukanya kurang dari 1 cm, bisa sembuh sendiri dalam 2 minggu.

Sariawan mayor berukuran lebih dari 2 cm, bisa sembuh sendiri namun butuh waktu hingga 4 minggu. Ia bisa muncul di semua area rongga mulut termasuk gusi. Saat sudah sembuh, ia membentuk jaringan parut (timbul bekas luka). 

“Sementara sariawan herpetiform bentuknya mirip penyakit herpes yakni luka kecil-kecil dengan ukuran kurang dari 2 milimeter. Seiring waktu, luka kecil-kecil itu bisa bergabung menjadi luka yang lebih besar. Meski demikian, penderita tidak demam. Kalau demam, perlu pemeriksaan lanjutan. Siapa tahu Anda terjangkit virus,” beber Rahmi kepada Bintang. 

(wyn / gur)

Komentar