aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tali Pusat Bayi Dikubur atau Disimpan? Ini Kata Ahli

Sunday, 24 December 2017 17:05:44 WIB | Romauli Gultom
Tali Pusat Bayi Dikubur atau Disimpan? Ini Kata Ahli
Tali pusat

TABLOIDBINTANG.COM - Mengubur tali pusat bayi setelah melahirkan sudah menjadi kepercayaan bagi masyarakat Indonesia.

Dr. Meriana Virtin mengungkapkan bahwa selama ini banyak polemik mengenai tali pusat apakah harus dikubur, atau disimpan di bank darah tali pusat.

"Tali pusat bisa disimpan dan juga dikubur, karena darah dan tali pusat itu kaya akan stem cell atau sel punca, dan bermanfaat untuk terapi pengobatan jika suatu saat si bayi atau keluarganya mengalami sakit.  Tali pusat hanya diambil minimal 10 cm dari tali pusat bayi yang panjangnya berkisar 50-60 cm, sehingga masih dapat dikubur untuk keperluan tradisi," jelas dr. Meriana Virtin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/12).

Dia menambahkan, darah dan tali pusat mengandung tiga jenis stem cell yang memiliki potensi yang sangat besar sebagai pengobatan berbagai macam penyakit di masa depannya.

"Kesempatan bagi orang tua untuk menyimpan potensi ini hanya sekali yaitu sesaat setelah melahirkan. Waktu pengambilan darah dan tali pusat pun hanya 3-5 menit setelah bayi dilahirkan dimana proses tersebut tidak menyakitkan dan membahayakan ibu dan bayi," ujarnya.

Sementara itu, Sheren Angelina, Marketing dari PT Cordlife Persada menjelaskan, kelebihan menyimpan darah dan tali pusat di Cordlife adalah adanya Cordlife Shield, perlindungan bagi ibu dari kemungkinan 7 penyakit komplikasi kehamilan dan 16 penyakit bawaan pada bayi baru lahir. Dengan manfaat perlindungan hingga 5.000 SGD.

Sebagai bentuk edukasi, PT Cordlife Persada menggelar acara edukasi kepada para ibu hamil yang sedang menunggu dan mempersiapkan persalinan sang buah hati di Ambrogio Pattiseries, Bandung. 

Sheren menambahkan bahwa acara yang diberi tajuk Pregnancy Journey ini merupakan bagian dari komitmen Cordlife untuk senantiasa menjadi mitra terpercaya bagi ibu dan anak.

Pada kesempatan yang sama, dr. Akhmad Yogi menuturkan bahwa selama masa kehamilan, ibu hamil perlu memperhatikan nutrisi dan pola makan yang baik, sehingga asupan gizi yang dialirkan ibu kepada janin melalui tali pusat membuat sang buah hati tetap terjaga dalam kondisi sehat. 

Selain itu, lanjutnya, jangan lupa penting untuk mengetahui vaksinasi dan imunisasi apa yang direkomendasikan selama kehamilan agar tidak berpengaruh terhadap janin yang dikandung.

(uli / gur)

Komentar