aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Kapan Sebaiknya Menyimpan Darah Tali Pusat Anak dan Apa Manfaatnya?

Friday, 17 November 2017 05:15:26 WIB | Romauli Gultom
Kapan Sebaiknya Menyimpan Darah Tali Pusat Anak dan Apa Manfaatnya?

TABLOIDBINTANG.COM - Sel punca pada darah tali pusat sudah diakui dunia dapat digunakan untuk terapi pengobatan berbagai macam penyakit seperti leukemia, limfoma, anemia dan thalasemia.

Menurut dokter spesialis kandungan, dr. Ardiansjah Dara, SpOG, untuk pengambilan darah tali pusat sebaiknya dilakukan saat bayi.

"Proses pengambilan darah tali pusat dilakukan sesaat setelah bayi dilahirkan. Sehingga proses tersebut cepat, aman, dan tidak menyakitkan bagi ibu dan bayi,” jelas dr. Ardiansjah Dara, SpOG dalam diskusi World Cord Blood Day bersama Cordlife di Jakarta, Rabu (15/11).

Pentingnya edukasi tersebut, menggerakkan PT Cordlife Persada memperingati World Cord Blood Day melalui Awareness for Some People yang bertujuan untuk memberikan informasi dan mengedukasi berbagai kalangan masyarakat seperti calon orang tua, hingga praktisi kesehatan mengenai pentingnya menyimpan darah tali pusat.

"Ini sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa stem cell tidak selalu diambil dari sum-sum tulang tapi bisa melalui tali pusat yang tidak nyeri seperti dari dara tali pusat ini,” ujar Medical Advicor PT. Cordlife Persada, dr. Meriana Virtin.

Tujuan dari World Cord Blood Day sendiri untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai manfaat sel punca yang bersumber dari darah tali pusat dari yang semula dianggap sebagai sampah medis.

Beberapa fakta mengenai darah tali pusat yang perlu diketahui yaitu, darah tali pusat adalah sumber sel punca yang berpotensi untuk terapi pengobatan lebih dari 85 jenis penyakit termasuk leukemia, limfoma dan anemia. 

(uli / gur)

Komentar