aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Sel Punca Jadi Alternatif Terapi Penyakit Leukimia

Friday, 6 October 2017 05:15:54 WIB | Romauli Gultom
Sel Punca Jadi Alternatif Terapi Penyakit Leukimia
Cordlife Peringati Bulan Kesadaran Leukimia.

TABLOIDBINTANG.COM - Penyakit kanker terus meningkat setiap tahun. Tidak hanya dewasa, tapi juga dialami banyak anak-anak.

Kanker darah atau Leukimia disebut sering terjadi pada anak-anak.

"Anak-anak dengan penyakit kanker terus meningkat. Khususnya leukimia. Penyebabnya diduga interaksi dari genetik, kimiawi, virus dan radiasi," ujar dokter spesialis anak, Dr. Edi Setiawan Tehuteru, SpA(K), MHA dalam diskusi Umbilical Cord Blood-the Hidden Gem of Leukimia Treatment di Jakarta, baru-baru ini.

Namun, lanjutnya, anak dengan kanker masih memiliki harapan untuk melakukan pengobatan, salah satunya dengan terapi sel punca (stem cell).

Sel punca dalam terapi penyakit leukemia di mana sel punca Hematooetik (HsC) pada darah tali pusat terbukti dapat membantu terapi pengobatan penyakit leukemia.

Menurut Dr. Meriana Virtin selaku Medical Advisor Cordlife Persada, terapi sel punca ini dapat mempercepat pertumbuhan sel baru setelah dilakukan kemoterapi.

"Penderita kanker tetap melakukan kemoterapi untuk mematikan sel kanker jahat tersebut. Namun, umumnya sel baik pun ikut rusak akibat dari kemoterapi. Nah, inilah fungsi sel punca untuk memperbaiki sel yang rusak dan mempercepat pertumbuhan sel baru," jelasnya.

Melihat tingginya pertumbuhan penyakit kanker, Wita Pratiwi selaku Marketing Manager Cord Blood Banking mengajak masyarakat untuk memberikan harapan bagi penderita kanker melalui terapi sel punca dengan melakukan investasi sel punca sejak dini.

Dia menambahkan, terapi stemcell sudah bisa mengobati 85 jenis penyakit kelainan darah seperti leukimia dan limfoma.

Sebagai bank darah tali pusat, Cordlife menjaga kualitas penyimpanan hingga saat digunakan. Sel punca terjaga dengan baik dengan suhu penyimpanan di bawah suhu beku namun tidak merusak sel itu sendiri. Bahkan saat ini, terapi sel punca tidak hanya digunakan untuk mengobati penyakit degeneratif tapi juga bisa digunakan untuk masalah gangguan tulang dan sendi.

(uli / gur)

Komentar