aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ini Daftar Orang yang Sebaiknya Tidak Minum Kopi

Monday, 13 March 2017 15:10:00 WIB | Carisya Nuramadea
Ini Daftar Orang yang Sebaiknya Tidak Minum Kopi
Orang-orang tertentu sebaiknya tidak minum kopi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Kopi adalah minuman favorit banyak orang nomer dua di dunia setelah teh. Namun tahukah Anda, penelitian menyebutkan bahwa Anda sebaiknya menghindari minum kopi jika termasuk dalam kelompok di bawah ini:

1. Introvert 

Mengapa introvert harus menghindari minum kopi? Menurut psikolog Brian Little, ekstrovert unggul dalam melakukan pekerjaan setelah meminum dua cangkir kopi, sedangkan hal sebaliknya berlaku pada orang introvert.  

Penelitian yang dilakukan William Revelle dan Hans Eysenck dari Northwestern University menjelaskan bahwa introvert dan ekstrovert memiliki perbedaan level gairah neokorteks di otak mereka. 

Terlalu banyak minum kopi akan mengurangi kemampuan seorang introvert dalam melakukan pekerjaan. Jadi sebaiknya, orang introvert lebih baik menghindari kopi sebelum pertemuan penting agar tetap berada di level kinerja puncak.

2. Pengidap gangguan kecemasan (anxiety disorder) harus hindari kopi

Individu yang mengalami gangguan kecemasan harus menghindari kopi karena kafein berlebih akan merangsang gangguan mereka untuk kambuh. Kopi menyebabkan masalah seperti lekas marah, insomnia dan jantung berdebar.

Beban kafein memengaruhi neurotransmitter yang meningkatkan hormon stres dopamin dan asetilkolin. Selanjutnya, sulit tidur adalah salah satu efek paling umum dari kecanduan kafein. Jika stres membuat Anda terjaga di malam hari, kafein dapat menambah masalah.

Jika Anda sedang dalam terapi, stres dapat meningkat karena minum terlalu banyak kopi. Kafein mengintensifkan efek dari beberapa obat. Lebih jauh, otak Anda mungkin kekurangan nutrisi penting karena konsumsi kafein. Kafein mengeliminasi magnesium dan vitamin B, yang memiliki efek pada kesehatan mental Anda. 

Terakhir, orang dengan gangguan kecemasan rentan terhadap serangan panik. Sebuah studi oleh Antonio E Nardi Et Al. menunjukkan bahwa kafein mampu memicu serangan panik pada mereka dengan panic disorder.

3. Maag

Apakah Anda terus-menerus mengalami sensasi terbakar di dada Anda? Anda mungkin memiliki sakit maag. Sekitar satu dari sepuluh orang dewasa menderita penyakit ini.

Anda mungkin perlu menghindari kopi atau minuman berkafein lainnya jika Anda memiliki penyakit ini. Maag merujuk pada kondisi yang dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux (GERD).

Penyakit ini timbul pada saat otot yang disebut sphincter gastroesophageal gagal menutup. Otot ini mengelola pembukaan antara perut dan kerongkongan.

Makanan tertentu, seperti alkohol, bawang putih, bawang dan, khususnya, kopi, melemahkan otot sfingter yang menyebabkan asam lambung dapat naik keluar dari lambung menuju kerongkongan.  Jadi, sebaiknya hindari kafein untuk mengurangi gejala GERD.

4. Osteoporosis

Orang dengan steoporosis harus menghindari minum kopi terlalu banyak. Sebuah penelitian di Gangguan Muskuloskeletal menemukan bahwa kafein bertanggung jawab untuk kepadatan tulang yang rendah pada wanita yang akan melalui menopause. Anda perlu menghindari makanan manis dan mengonsumsi minuman bebas kafein jika Anda ingin mencegah pengeroposan tulang lebih lanjut.

(dea/wida)

Komentar