aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hidup Lebih Sehat dengan Kendalikan Asupan Garam, Yuk!

Tuesday, 12 January 2021 03:42:07 WIB | Adi Adrian
Hidup Lebih Sehat dengan Kendalikan Asupan Garam, Yuk!
PT Ajinomoto Indonesia dan Pergizi Pangan menggelar webinar “Keamanan dan Manfaat Kesehatan Bumbu serta Penguat Rasa, Serta Strategi Pengendalian Asupan Garam Guna Mewujudkan Hidup Sehat”

TABLOIDBINTANG.COM - Mengawali 2021 yang masih diwarnai pandemi Covid-19, tak ada salahnya membuat resolusi hidup lebih sehat dengan memperhatikan pola makan harian. Dalam makanan yang kita asup tersimpan aneka protein, vitamin, dan mineral. Salah satunya, natrium yang mesti dikonsumsi secara bijak. Kelebihan natrium mengakibatkan penyakit degeneratif seperti hipertensi, strok, dan gagal jantung. Kekurangan natrium memicu gangguan fungsi otot, saraf, dan gula darah. Informasi ini perlu disebarluaskan ke khalayak.

PT Ajinomoto Indonesia dan Pergizi Pangan menggelar webinar “Keamanan dan Manfaat Kesehatan Bumbu serta Penguat Rasa, Serta Strategi Pengendalian Asupan Garam Guna Mewujudkan Hidup Sehat” baru-baru ini yang diikuti 905 peserta termasuk mahasiswa. Webinar ini bagian dari rangkaian acara yang dilaksanakan pada Desember 2020. Hadir sebagai narasumber, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah, MS, yang membeberkan sejumlah cara mengendalikan asupan garam berbasis kebiasaan atau pola konsumsi harian.

“Dalam membuat masakan masyarakat Indonesia banyak pakai bumbu dan rempah bercita rasa tinggi. Bumbu dan rempah itu cukup banyak mengandung natrium. Karena sudah banyak bumbu, kita cukup tambahkan garam dapur dalam jumlah yang sedikit sekali,” ujar Hardinsyah. Jika menginginkan makanan bercita rasa tinggi tapi tetap rendah garam, bumbu umami MSG bisa dijadikan solusi. “Sebab, kandungan natrium MSG hanya sepertiga dari natrium pada garam dapur biasa,” imbuhnya.

Public Relations Manager Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati, menambahkan, “Kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang bumbu umami yang mendukung masyarakat tetap sehat bahkan saat pandemi Covid-19. Kami harap mahasiswa sebagai calon ahli gizi masa depan Indonesia, dapat menyebarkan informasi dan fakta ilmiah ini kepada masyarakat,” terang Katarina lewat siaran pers yang kami terima, pekan ini.

Komentar