aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

6 Rahasia Panjang Umur Hingga 100 Tahun dari Berbagai Negara

Saturday, 17 October 2020 20:00:23 WIB | aura.co.id
6 Rahasia Panjang Umur Hingga 100  Tahun dari Berbagai Negara
Panjang umur, siapa tak mau. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Panjang umur, siapa tak mau? Sayangnya, tak semua orang mampu merasakannya. Ancaman penyakit selalu datang dari mana saja. Pola makan yang tak sehat, gaya hidup serba instan, hingga jam istirahat yang kurang berkualitas membuat kebugaran tubuh pun kian merosot.

Di beberapa kota di berbagai belahan dunia, terdapat tradisi yang membuat banyak warganya panjang umur bahkan hingga melampaui usia 100 tahun. Tradisi ini berupa pola makan yang sehat, hingga gaya hidup yang teratur.

1. Lunenburg dan Yarmouth, Nova Scotia (Kanada)
Laman Chatelaine mencatat, salah satu pusat populasi usia lanjut usia terbesar di Kanada berada di kawasan Lunenburg dan Yarmouth, Nova Scotia. Warga area tepi pantai ini cenderung berumur lebih panjang daripada penduduk Kanada di kota-kota lain. Pakar kesehatan percaya, hal ini disebabkan oleh kegemaran mereka mengonsumsi ikan dan tenangnya suasana pantai yang membuat mereka terbebas dari stress.

2. Sardinia (Italia)
Para warga Sardinia memiliki tradisi menutup santapan makan malam dengan segelas anggur merah yang diolah dari buah anggur di perkebunan setempat. Anggur merah kaya akan flavonoid yang dipercaya menurunkan resiko serangan jantung hingga 50 persen.

3. Okinawa (Jepang)
Dikutip dari The Guardians, warga Okinawa, Jepang, memiliki pola makan yang disebut The Okinawa Diet alias hara hachi bu. Aturan utama dalam diet ini ialah berhenti makan setelah perut terasa 80 persen kenyang. Warga Okinawa juga dicatat mengonsumsi sayuran tiga kali lipat, serta buah dua kali lipat lebih banyak dari rata-rata warga Amerika Utara. Mereka juga mengonsumsi kalori 30 persen lebih sedikit.

4. Nicoya Peninsula (Kosta Rika)
Kota yang penduduknya begitu akrab seperti keluarga sendiri ini memiliki pola makan kaya serat yang terdiri dari jagung dan biji-bijian. Makan malam mereka memiliki porsi paling sedikit dari hidangan lain yang mereka santap sepanjang hari.

5. Icaria (Yunani)
Warga Icaria rutin tidur siang, minum teh herbal setiap hari, dan gemar menyeruput susu kambing. Susu kambing dipercaya kaya akan asam lemak yang dapat membantu tubuh terhindar dari radang akibat penuaan.

6. Loma Linda, California (Amerika Serikat)
AS memang tercatat sebagai salah satu negara dengan penduduk obesitas terbesar di dunia, tapi tidak bagi warga kota Loma Linda, California. Banyak penduduknya yang menganut aliran Seventh-day Adventist yang menerapkan pola makan mengonsumsi kacang-kacangan 4-5 hari dalam seminggu, serta pantang merokok dan mengonsumsi alkohol.

Komentar