aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Lama Menikah Tapi Belum Hamil? Bisa Jadi Ada Kaitan dengan Pekerjaan Suami

Saturday, 17 October 2020 19:00:23 WIB | aura.co.id
Lama Menikah Tapi Belum Hamil? Bisa Jadi Ada Kaitan dengan Pekerjaan Suami
Sekian lama isu ketidaksuburan atau infertilitas seolah menjadi domain pihak perempuan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Sekian lama isu ketidaksuburan atau infertilitas seolah menjadi domain pihak perempuan. Ketika dalam sebuah perkawinan tidak kunjung dilengkapi dengan kehadiran buah hati, istri hampir selalu menjadi pihak yang dipersalahkan.

Faktanya, penyebab ketidakhadiran anak dalam sebuah perkawinan, lebih dari 50 persennya berasal dari faktor infertilitas pihak suami. Penyebabnya beragam, namun salah satunya adalah jenis pekerjaan yang dilakukan laki-laki.

“Bahaya di lingkungan kerja antara lain faktor kimia, fisika, psikologi, dan campuran,” buka  Dr. dr. Kasyunnil Kamal, Sp.Ok. “Misalnya, laki-laki yang bekerja di tempat dengan paparan panas berlebih, maka kualitas spermanya berisiko tidak prima. Antara lain penurunan jumlah, motilitas (kecepatan gerak), dan perubahan bentuk sperma,” lanjutnya.

Paparan radiasi, seperti radiasi pengion atau radiasi yang bermuatan listrik juga diketahui dapat menyebabkan ketiadaan sperma dalam cairan semen (azoospermia). Radiasi non-pengion atau radias elektromagnetik dengan energi rendah seperti infra merah dan gelombang mikro pun tidak terkecuali berisiko menurunkan jumlah dan motilitas sperma.

Selain itu, paparan logam timbal, merkuri, cadmium, dan boron atau zat kimia seperti pestisida, karbon disulfide, dan glycol, juga dapat memberi risiko terhadap kesuburan yang sama.

Oleh karena itu, jika sudah diketahui kemungkinan penyebabnya berasal dari tempat kerja, maka perlu dilakukan beberapa perubahan gaya hidup. Hal ini perlu dilakukan, setidaknya untuk meminimalkan risiko terjadinya gangguan kesuburan.

“Selesai bekerja, ganti baju dengan pakaian bersih. Di rumah, cuci pakaian kerja secara terpisah dengan pakaian lainnya. Jangan lupa untuk selalu cuci tangan sebelum makan, minum, atau merokok di tempat kerja. Hindari kontak kulit dengan bahan kimia dan jangan pernah membawa pakaian yang terkontaminasi zat berbahaya atau benda lainnya ke rumah,” saran Kasyunnil.

Komentar