aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Rasa Sakit yang Tak Semestinya Dialami Ketika Masa Haid  

Friday, 18 September 2020 08:00:23 WIB | AURA
Rasa Sakit yang Tak Semestinya Dialami Ketika Masa Haid  
Setiap wanita mengeluhkan rasa sakit yang berbeda-beda ketika haid. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Setiap wanita mengeluhkan rasa sakit yang berbeda-beda ketika haid. Mulai dari sakit pinggul, sakit perut, sampai sakit kepala. 

Meski munculnya rasa sakit ketika haid bukanlah hal aneh, namun beberapa rasa sakit berikut tidak semestinya dialami ketika masa haid.  

Sakit panggul 

Seperti dikutip dari laman Familyshare, sakit pada tulang panggul atau punggung bagian bawah yang terus berlanjut setelah masa haid bisa timbul akibat endometriosis (jaringan rahim yang tumbuh di luar rahim). Selain menimbulkan rasa sakit yang parah, endometriosis bisa memengaruhi kesuburan wanita.

Sakit panggul yang secara tiba-tiba muncul juga bisa disebabkan oleh miom (tumor yang tumbuh di dalam rahim). Miom yang membesar akan menimbulkan rasa sakit yang hebat dan anemia akibat kekurangan darah.

Mual atau muntah

Kram yang disertai dengan mual atau muntah bisa jadi gejala lain dari endometriosis. 

Sakit ketika buang air besar

Rasa sakit ini umum muncul jika Anda memiliki masalah pencernaan yang menyerang usus besar (irritable bowel syndrome). Jika tidak memiliki riwayat penyakit ini, waspada terhadap endometriosis. 

Sensasi terbakar ketika buang air kecil

Munculnya sensasi terbakar bisa jadi pertanda infeksi saluran kencing atau kanker serviks. Leher rahim yang membengkak akan menekan kantung kemih sehingga timbul rasa sakit ketika buang air kecil. Penyebab lain adalah infeksi organ reproduksi atau radang panggul. Meski radang panggul umumnya disebabkan penyakit menular seksual, namun bisa juga terjadi akibat infeksi pemasangan kontrasepsi intrauterine (IUD). 

Komentar