aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hal-hal yang Membuat Perempuan Mencapai Puncak Orgasme Ketika Berhubungan Intim

Saturday, 21 March 2020 09:00:03 WIB | Redaksi
Hal-hal yang Membuat Perempuan Mencapai Puncak Orgasme Ketika Berhubungan Intim
Ilustrasi

TABLOIDBINTANG.COM - Sebuah riset menunjukkan bahwa puncak orgasme pada perempuan ketika berhubungan intim terjadi karena didasari beberapa faktor.

Salah satunya merupakan keterikatan dan komitmen dalam menjalani sebuah hubungan.

Pasalnya hubungan seperti ini menyimpan rasa kenyamanan dan keintiman bagi seorang wanita sehingga mampu memberikan sebuah kepuasan dan kebahagiaan tersendiri.

Dr. Justin Lehmiller, seorang pengajar sekaligus peneliti seks dari Departement of Psychology di Harvard University menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang mendorong perempuan mencapai orgasme ketika berhubungan seks, terutama jika mereka tidak terlibat dalam sebuah hubungan berkomitmen dan terikat.

Data yang diambil dari 13.484 perempuan heteroseksual mengemukakan bahwa jumlah pasangan sebelumnya juga memengaruhi kemampuan orgasme seorang perempuan.

"Kemungkinan orgasme saat berhubungan seks bergantung, apakah dirinya tertarik memiliki hubungan atau hanya sekedar memiliki seorang pasangan untuk melakukannya," demikian dijelaskan Lehmiller melalui sebuah infografik seperti dilansir Huffington Post.

Penemuan yang dipublikasikan dalam The Psychology of Human Sexuality ini menyatakan pula bahwa aktivitas seks lainnya juga mampu mempengaruhi tingkat orgasme pada perempuan, demikian dilansir Huffington Post.

Sebanyak 18 persen perempuan diketahui mengalami puncak orgasme ketika menstimulasi vagina menggunakan tangannya. Sedangkan 9 persen lainnya merasakan hal yang sama ketika distimulasi oleh pasangannya.

Namun ada pula 5 persen perempuan mengaku terangsang dan orgasme ketika dia menstimulasi alat vital pasangannya.

Tak hanya itu, 9 persen perempuan menjelaskan bahwa seks oral yang diberikan pasangannya mampu membuatnya mencapai orgasme, sedangkan 3 persen berlaku sebaliknya ketika pihak perempuan memberikan seks oral bagi pasangannya.

(tika)

Komentar