aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Jangan Hanya Bubur Nasi, MPASI Harus Mengandung Protein Hewani dan Nabati

Thursday, 27 February 2020 17:51:06 WIB | Romauli Gultom
Jangan Hanya Bubur Nasi, MPASI Harus Mengandung Protein Hewani dan Nabati
Ilustrasi (Depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Memasuki usia 6 bulan, sudah saatnya bayi membutuhkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) disamping masih memberikan ASI hingga usia 2 tahun. 

Karena, di usia tersebut ASI hanya mencukupi 70 persen kebutuhan bayi sehingga membutuhkan MPASI yang merupakan bagian penting dari periode 1000 hari pertama kehidupan.

Menurut Konselor Laktasi, dr. Ameetha Drupadi dari RS Mayapada, syarat memberikan MPASI adalah tepat waktu yaitu mulai memberikan makan di usia 6 bulan, cukup gizi, aman dan bersih.

"MPASI diberikan secara bertahap yaitu 2 kali sehari makanan utama. Jangan cuma bubur nasi, tapi kenalkan banyak rasa dengan tekstur kental dan jangan lupa protein hewani dan nabati agar kaya nutrisi," jelas dr. Ameetha Drupadi di peluncuran Nayz MPASI Homemade Organik di Jakarta, belum lama ini.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi, dr. Ameetha menyarankan agar kandungan MPASI diperhatikan. Jangan hanya karbohidrat dan sayuran, tapi lengkapi dengan ikan atau daging.

Pembuatan makanan pendamping secara homemade sangatlah penting untuk memperhatikan kandungannya. Namun, seiring waktu MPASI homemade kini hadir untuk memudahkan pemberian makanan bagi bayi.

Founder & CEO PT. Hassana Boga Sejahtera (Nayz), Lutfiel Hakim menjelaskan salah satu MPASI yang kami hadirkan adalah bubur bayi diperkaya campuran sayuran hijau seperti brokoli, wortel, buncis dan lainnnya sebagai protein nabati dan ikan sebagai protein hewani. 

"Dengan pembuatan secara homemade dengan bahan organik, MPASI ini akan memenuhi kebutuhan gizi bayi. Bubur bayi ini juga tanpa pengawet, sehingga aman dikonsumsi," jelas Lutfiel Hakim yang telah meraih ijin edar dari BPOM untuk produk Nayz.

Komentar