aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Bau Tak Sedap Tercium dari Kaki? Hati-hati, Bisa jadi Gejala Penyakit Ini

Monday, 24 February 2020 21:00:23 WIB | aura.co.id
Bau Tak Sedap Tercium dari Kaki? Hati-hati, Bisa jadi Gejala Penyakit Ini
Jika terkena Tia Pedia, kaki Anda akan berbau busuk karena jamur dan bakteri mengikis kulit kaki Anda. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Mulai merasa bau tidak sedap muncul dari kaki Anda? Barangkali terjadi infeksi jamur pada kaki Anda. Menurut American Podiatric Medical Association (APMA), jika kondisi kaki Anda kering, bersisik di sekitar jari jemarinya, kemerahan, dan melepuh, mungkin Anda terkena athlete’s foot .

Athlete’s foot dikenal dengan nama Tia pedia adalah infeksi kulit yang terjadi di jari-jari kaki yang disebabkan jamur dermatohpytes. Jamur ini biasanya ada di lipatan kulit kaki dan tidak akan tumbuh subur jika kaki Anda tetap kering dan terjaga kebersihannya.

Jika terkena Tia Pedia, kaki Anda akan berbau busuk karena jamur dan bakteri mengikis kulit kaki Anda, kata Cameron Rokhsar, M.D, associate clinical professor of dermatology di Mount Sinai Hospital New York.

Jika Anda mengabaikan Tia Pedia, kulit antara jaringan kaki akan berubah menjadi sangat lembut dan lembab sehingga bakteri gampang masuk ke sana. Dengan demikian, Anda bahkan akan mengalami masalah lebih serius seperti selulit dan infeksi bakteri.

Tia Pedia ini adalah kondisi yang sering dialami mereka yang sering pergi kegym. Jadi, pastikan sepatu Anda masuk dan terkunci di locker Anda karena jamur biasanya hidup di lingkungan yang lembap. Selain itu, Tia Pedia juga menyerang pemakai sepatu tertutup yang ketat dan kaki yang sering berkeringat banyak.

Perlu Anda ketahui bahwa penyakit Tia Pedia ini menular dan dapat  menyebar dari orang yang terinfeksi. Handuk, kaus kaki, selimut, pakaian, lantai kolam renang dan kamar mandi juga dapat menjadi medium penyebarannya.

Jadi, jika Anda mengalami gejala ini, cobalah spray antijamur. Dan jika masalah ini terus muncul selama dua minggu berturut-turut, mintalah saran dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang baik. Kalau tidak mempan, mungkin Anda akan diberi obat oral.

Untuk pencegahan, gunakan talcum (bedak talek) jika kaki Anda sering basah atau berkeringat. Selain itu jagalah agar sepatu dan kaus kaki Anda tetap kering dan rutin memotong kuku kaki agar tetap bersih. Pilih kaus kaki yang mudah menyerap keringat.

Komentar