aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Veronica Tan: Perkembangan Teknologi Memungkinkan Pasien Dirawat di Rumah

Tuesday, 11 February 2020 18:16:04 WIB | Adi Adrian
Veronica Tan: Perkembangan Teknologi Memungkinkan Pasien Dirawat di Rumah
LoveCare dibentuk pada 2019 di Jakarta oleh Veronica Tan, DR. Dr. Carmen S.Y. Jahja, Annette Anhar, Susan Nio, Dr. Venita Eng, dan Renold Sutadi.

TABLOIDBINTANG.COM - Belakangan ini, kebutuhan layanan homecare (perawatan di rumah -red.) untuk tenaga medis profesional kian meningkat. Sayangnya, pasien maupun keluarga sering kesulitan mendapat tenaga profesional yang mampu menempuh tindakan medis yang cermat, efektif, dan efisien. Berbagai institusi lantas mencari cara untuk memberikan layanan homecare dengan tujuan memudahkan pasien berobat dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Awal tahun ini, kebutuhan layanan homecare mulai terjawab.

Pakar kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM, menjelaskan, pasien dengan penyakit kronis tertentu kerap menghadapi rintangan dalam mendapatkan layanan homecare. Ini memengaruhi semangat dan kondisi kejiwaannya.

“Perawatan di rumah salah satu dukungan semangat terbesar bagi pasien. Namun dibutuhkan tenaga medis profesional yang memiliki kerelaan hati mendampingi pasien di rumah. Layanan homecare terpercaya adalah solusi bagi pasien yang ingin dirawat di rumah,” ujar Nila.

Karenanya, awal tahun ini, diperkenalkan LoveCare yang juga hadir dalam format aplikasi. LoveCare dibentuk pada 2019 di Jakarta oleh Veronica Tan, DR. Dr. Carmen S.Y. Jahja, Annette Anhar, Susan Nio, Dr. Venita Eng, dan Renold Sutadi.

Aplikasi ini menggabungkan perawatan profesional dan teknologi digital yang memberi layanan kesehatan di rumah secara transparan sekaligus terintegrasi.

“Kami melihat minat dan pentingnya pelayanan berkualitas untuk pasien pasca perawatan di rumah sakit,” ujar Presiden Komisioner LoveCare, Veronica Tan.

Ia menambahkan, perawatan homecare yang baik butuh integrasi dan kolaborasi antara perawat profesional, dokter penanggung jawab pasien, dan teknologi. Kondisi pasien dicatat dengan cermat lalu dimonitor oleh dokter.

“Teknologi ini mengurus dari A sampai dengan Z. Dari pemesanan perawat sampai dengan rekam medis pribadi pasien. Semuanya berbasis online. Layanan ini berfokus pada penanganan penyakit, kualitas hidup, dan tentu saja kenyamanan pasien serta keluarganya,” urai Verionica Tan di Jakarta, belum lama ini.

Komentar