aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Efektifkah Mencegah Flu Dengan Mengonsumsi Multivitamin?

Monday, 9 December 2019 23:59:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Efektifkah Mencegah Flu Dengan Mengonsumsi Multivitamin?
Rata-rata anak mengalami tiga hingga enam kali flu dalam setahun dengan durasi rata-rata dua minggu. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Penyakit flu menjadi wabah yang paling sering menjangkiti anak-anak, terutama di tengah musim hujan. Menurut penelitian terbaru di rumah sakit anak C.S Mott di Universitas Michigan, AS, rata-rata anak mengalami tiga hingga enam kali flu dalam setahun dengan durasi rata-rata dua minggu.

Meski tergolong penyakit ringan, flu sangat mengganggu aktivitas anak sehari-hari. Untuk itu orang tua melakukan berbagai cara untuk mencegah agar anak tidak terkena flu. Sayangnya banyak cara pencegahan flu yang dilakukan orang tua terhadap anak yang menurut para ahli tidak efektif, salah satunya memberikan suplemen multivitamin.

“Produk (vitamin) ini mungkin diiklankan dengan gencar dan umum dikonsumsi, namun tidak ada penelitian yang menunjukkan adanya efek definitis yang membuktikan dapat mencegah flu,” ungkap Dr. Gary Freed, profesor pediatrik Universitas Michigan, AS.

Menurut Gary Freed, alih-alih mengandalkan suplemen vitamin, memberikan menu makanan sehat pada anak jauh lebih efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Jika anak sudah mendapatkan asupan nutrisi makro dan mikro yang cukup, maka penambahan suplemen vitamin tidak terlalu berpengaruh. “Kebanyakan vitamin tidak membahayakan anak, tapi normalnya anak yang sehat tidak membutuhkan suplemen,” kata Gary Freed.

Perlu diketahui pula, beberapa jenis vitamin tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. “Vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K seharusnya tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak karena mereka dapat menumpuk dalam tubuh dan berpotensi membahayakan. Sedangkan vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, hanya saja tidak membantu (mencegah flu),” tandas Gary Freed. J riz

Komentar