aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Berbagai Cara Menjaga Kesehatan Anggota Keluarga

Saturday, 19 October 2019 04:00:23 WIB | Hari Murtono
Berbagai Cara Menjaga Kesehatan Anggota Keluarga
Menjaga kesehatan keluarga bukan pekerjaan muda untuk orangtua. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Menjaga kesehatan keluarga bukan pekerjaan muda untuk orangtua. Tak hanya karena faktor lingkungan yang makin dipenuhi polusi dan penyakit. Tapi kebiasaan yang tercipta pada pergaulan anak di sekolah dan tempat main, juga membuat anak mudah sakit atau tertular penyakit. Akhirnya masalah sanitasi lingkungan dan rumah, jajanan, hingga makanan yang dikonsumsi sehari-hari pun harus diteliti secara saksama. Pemberian vitamin suda barang tentu perlu dipikirkan agar anak tak mudah sakit dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Berikut cara-cara menjaga kesehatan yang mungkin bisa Anda tempuh dan sosialisakan pada anggota keluarga, termasuk pembantu dan baby sitter.

Menjaga kebersihan dan kesehatan rumah

  • ·Jadikan rumah Anda sebagai zona bebas rokok. Ini akan sangat penting karena anggota keluarga seperti istri dan anak-anak bukan tidak mungkin sangat rentan terhadap polusi di lingkungan luar rumah. Jadi, jangan menambah risiko di dalam rumah.
  • Ventilasi yang baik mengurangi polusi di ruang tertutup. Biarkan pintu di tiap ruangan terbuka lebar, agar udara di dalamnya tergantikan dengan udara segar. Selain itu, bukalah jendela selagi memungkinkan terutama di pagi dan sore hari, saat anggota keluarga beraktivitas di luar rumah.
  •  Pertahankan kelembapan dan suhu udara di dalam ruangan. Bila memungkinkan gunakan penyejuk udara. Tapi bersihkanlah secara reguler untuk menghindari adanya polutan yang bersumber pada alat tersebut.
  • Untuk melindungi anggota keluarga dari keracunan karbon moniksida. Perbaiki berbagai peralatan, kendaraan yang menggunakan bahan bakar pada ahlinya.
  • Bersihkan debu dan pemicu alergi lainnya dari anak-anak. Bersihkan karpet dan lain-lain dengan air panas untuk menghilangkan kotoran dan kuman penyakit.
  • Perhatikan ventilasi rumah saat menggunakan cairan pengusir serangga atau pun hal yang mengandung pestisida atau zat kimia.
  • Jangan biarkan mobil atau motor Anda menyala saat sudah dimasukan ke dalam rumah atau garasi. 
  • Gunakan cairan disinfektan untuk membersihkan benda yang sering disentuh seperti telepon dan gagang pintu.
  • Jika Anda memelihara binatang, biasakan mereka tinggal di laur rumah. Karena biasanya bulu hewan merupakan pemicu alergi terbesar untuk anggota keluarga.
  • Jika memungkinkan tutup lantai rumah dengan karpet.
  • Gunakan sepatu, sadal, atau pun celana panjang untuk menghindari Anda dari kotoran atau serangan serangga.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Saat di dapur dan menyiapkan makanan

  • Bersihkan peralatan dapur Anda dengan cairan atau sabun antibakteri.
  • Jangan gunakan peralatan yang belum dicuci atau bekas memasak makanan kemarin.
  • Jangan menyiapkan makanan jika Anda sakit, seperti batuk, flu, atau pilek.
  • Gunakan apron dan cuci tangan selama memperisapkan makanan untuk keluarga. 
  • Gunakan sabun kesehatan untuk mencuci tangan. 
  • Perhatikan kebersihan makanan dan lemari pendingin Anda. Karena sering kali kulkas menjadi sumber bakteri.
  • Cucilah semua buah dan sayuran sebelum dimasak atau dimakan.

Terapkan kebiasaan makan baik

  • Mulai hari dengan makan pagi yang sehat. Hal itu tak hanya mengisi tenaga baru, tapi juga memberi energi pada anggota keluarga untuk beraktivitas sehari penuh. 
  • Biasakan untuk makan perlahan. 
  • Makan buah dan sayuran tiap hari sebagai sumber vitamin. 
  • Minum air putih yang cukup. 
  • Orangtua dianjurkan untuk menyediakan makanan dengan porsi kecil. Selain agar makanan tidak terbuang percuma, jika mereka anak masih lapar, dia bisa minta tambah.
  • Biasakan untuk membaca label pada bahan makanan yang Anda beli.
  • Lebih baik untuk membakar, merebus atau mengukus makanan daripada menggorengnya. Atau gunakan minyak yang rendah lemak.
  • Pilih camilan yang mengandung nutrisi dan mengganti energi, daripada yang manis atau berlemak. 
  • Pola makan anak biasanya mencontoh orangtua, jadi, beri contoh yang baik agar anak mudah diarahkan.
  • Variasikan cemilan seperti kue dan biskuit dengan buah dan sayuran. biasakan anggota keluarga untuk tetap aktif ·
  • Biarkan anak-anak bergerak alam permainan yang memakan waktu 30-60 menit. Selain membuat mereka berpikir kreatif, juga membakar lemak dan metabolisme.
  • Kurangi TV, komputer, dan video game hanya 1-2 am per hari. Sisanya, biarkan mereka melakukan kegiatan luar ruang seperti bersepeda, berkebun atau bermain dengan teman.
  • Seimbangkan energi yang masuk dan aktivitas yag dilakukan.
  • Biasakan kegiatan yang bersentuhan dengan alam saat liburan, seperti hiking, jalan-jalan ke pantai, berkemah, dll.
Komentar