aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini saat Menstruasi (Bagian 1)

Tuesday, 15 October 2019 08:30:20 WIB | Rizki Adis Abeba
Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini saat Menstruasi (Bagian 1)
Masa selama dan sebelum menstruasi terkadang menjadi hari-hari yang tidak mengenakkan bagi kaum wanita. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Masa selama dan sebelum menstruasi terkadang menjadi hari-hari yang tidak mengenakkan bagi kaum wanita. Rasa nyeri, PMS atau sindrom pra-menstruasi, hingga darah yang keluar terlalu banyak bisa mengganggu aktivitas. Memang, ada obat pereda nyeri. Namun sebenarnya Anda bisa mengatasi masalah menstruasi dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Ada makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari sebelum atau selama menstruasi.

Hindari:

Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung gas yang menyebabkan perut kembung dan memicu nyeri saat menstruasi. Studi yang dilakukan oleh Karin Michels, professor dari Sekolah Kedokteran Harvard, AS, mengemukakan bahwa remaja putri yang sering mengonsumsi minuman bersoda, berpotensi mengalami menstruasi lebih dini. Sebab minuman bersoda mengandung gula tinggi yang mengakibatkan meningkatnya kadar insulin. “Saat level insulin tinggi, berarti kadar estrogen juga meningkat. Jumlah estrogen yang tinggi berkaitan dengan tingkat kesuburan yang ditandai dengan menstruasi,” jelas Michels.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Kopi

Dalam artikel tentang empat efek kafein dalam siklus menstruasi wanita di situs kesehatan MyDoctorFinder.com disebutkan bahwa kandungan kafein dalam kopi dapat memicu meningkatnya tekanan darah, detak jantung, dan menyebabkan dehidrasi. Mengonsumsi kopi, terutama di malam hari akan mengganggu pola tidur. Kurang tidur akan menyebabkan perubahan suasana hati serta kecemasan sehingga memperburuk masa PMS Anda.

Makanan Tinggi Garam

Jika Anda sering merasa nyeri tak tertahankan saat menstruasi, bisa jadi karena Anda kelebihan asupan sodium dalam tubuh. Sodium mampu mengikat air dalam tubuh dan kelebihan air dalam tubuh menyebabkan peregangan beberapa organ, termasuk organ reproduksi wanita. Ini sebabnya, Anda sebaiknya mengurangi asupan garam yang merupakan sumber sodium. Sumber garam tertinggi dari makanan biasanya berasal dari makanan beku, makanan cepat saji, makanan kalengan, keripik kentang, dan daging olahan seperti kornet, sosis, bakso, dan nugget.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Makanan Berlemak

Makanan tinggi lemak dapat memengaruhi kondisi hormon, sehingga menyebabkan suasana hati berubah-ubah, kram, dan membuat perut bergas. Di antaranya daging berlemak, burger, dan makanan penutup berbasis krim, memperburuk nyeri menstruasi dan menyebabkan peradangan di kulit sehingga muncul jerawat. Selain daging, Anda juga perlu menghindari lemak yang terdapat dalam produk olahan susu seperti keju, yoghurt, dan mentega.

(riz)

Komentar