aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Amankah Balita Mengonsumsi Sushi dan Sashimi?

Tuesday, 17 September 2019 19:00:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Amankah Balita Mengonsumsi Sushi dan Sashimi?
Sushi dan sashimi merupakan makanan khas Jepang yang semakin populer. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sushi dan sashimi merupakan makanan khas Jepang yang semakin populer. Namun cara penyajian beberapa jenis sushi dan sashimi yang menggunakan ikan dan boga bahari dalam bentuk mentah membuat banyak orang tua ragu untuk memberikan makanan ini untuk anak-anak, terutama balita. Ini sebabnya orang tua bertanya-tanya, kapan saatnya anak boleh mengonsumsi ikan mentah dalam bentuk sushi atau sashimi?

“Di beberapa negara dan budaya, anak-anak mengonsumsi ikan mentah adalah hal yang umum,” kata Tanya Altmann, M.D., dokter anak sekaligus juru bicara Akademi Pediatri Amerika yang berpraktik di California Selatan, AS. “Namun di beberapa negara (mengonsumsi ikan mentah) ini sulit diterima karena adanya kekhawatiwan tentang bakteri, parasit, cacing, atau infeksi lain akibat mengonsumsi ikan mentah,” lanjut Tanya Altmann.

Dan tentunya Badan Pengawas Obat dan Makanan di AS juga merekomendasikan bahwa ibu hamil dan anak berusia di bawah lima tahun harus mengonsumsi ikan-ikanan dan protein lainnya seperti daging sapi, ayam, dan telur, dalam kondisi matang.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

“Namun untuk pasien-pasien saya yang berasal dari budaya memakan ikan mentah, atau keluarga yang ingin membiarkan anak mereka mencoba sushi ikan mentah, saya merekomendasikan agar Anda makan di tempat yang reputasinya bagus untuk mengurangi risiko infeksi,” kata Tanya Altmann.

Ini juga bukan berarti orang tua harus menghindari makanan Jepang sampai anak berusia lima tahun. Sebab banyak pilihan makanan Jepang yang menyajikan protein dalam bentuk matang bahkan ada yang diisi dengan aneka sayuran seperti avokad, timun, wortel, dan rumput laut. Ini justru akan menjadi cara asyik untuk memperkenalkan sayuran pada anak.

Yang perlu diperhatikan, pastikan ukuran sushi sesuai dengan anak. “Selama tidak menyebabkan bahaya tersedak (misalnya dengan memasukkan gulungan utuh sushi ke dalam mulut anak), seorang balita bisa makan sushi roll atau sushi dengan ikan matang dengan aman,” kata Tanya Altmann.

Selain itu, pastikan juga anak tidak mempunyai alergi terhadap makanan laut, karena kemungkinan besar gulungan sushi bersentuhan dengan boga bahari seperti ikan, udang, gurita, atau kepiting.

(riz)

Komentar