aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tak Perlu Khawatir Jika Bayi Mampu Mengangkat Kepala Terlalu Dini, Kecuali….

Tuesday, 17 September 2019 03:00:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Tak Perlu Khawatir Jika Bayi Mampu Mengangkat Kepala Terlalu Dini, Kecuali….
Mengangkat kepala merupakan salah satu kemampuan yang dikuasai bayi paling awal. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Mengangkat kepala merupakan salah satu kemampuan yang dikuasai bayi paling awal. Pada umumnya bayi mulai bisa mengangkat kepala dengan tegak setelah berusia satu bulan lebih. Namun pada beberapa bayi bisa lebih cepat, yakni kurang dari sebulan. Apakah ada perbedaan yang perlu diwaspadai jika bayi terlalu cepat mengangkat kepala?

Dr. Gina Posner, dokter anak di Pusat Medis Memorial Care Orange Coast di Fountain Valley, California, AS, mengatakan beberapa bayi memang dilahirkan dengan leher yang lebih kuat dan itu tidak berarti lebih baik atau lebih buruk.

“Kebanyakan bayi mampu mengangkat kepala sebentar setelah berumur satu bulan dan mereka mampu mengangkat kepala lebih lama setelah dua bulan. Saya menyebut terlalu cepat jika bayi mengangkat kepalanya sebelum satu bulan,” ungkap Gina Posner.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

Senada dengan Gina Posner, dr. Robert Hamilton, dokter anak di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California, AS, sekaligus penulis buku 7 Secrets of the Newborn, menambahkan, bayi-bayi yang bisa mengangkat kepalanya kurang dari satu bulan biasa dianggap dewasa sebelum waktunya.

“Saya pernah melihat bayi-bayi yang sangat muda, ketika mereka menangis dengan intens mereka akan mengangkat kepala dan bahkan berguling pada usia satu atau dua minggu, dan saya tidak merasa ada kelainan pada mereka,” ungkap Robert Hamilton.

Satu-satunya pengecualian yang mungkin terjadi dalam hal ini adalah jika bayi mengalami penyakit refluks gastroesofageal atau biasa disebut GERD, yakni gangguan pencernaan kronis pada bayi yang menyebabkan nyeri pada dan perut.

Bayi yang mengalami GERD biasanya akan merasa mulas di perut dan nyeri di dada akibat asam lambung yang mengalir kembali ke esophagus atau saluran makanan. Pada orang dewasa, rasa sakitnya seperti rasa mulas.

“Bayi yang mengalami GERD biasanya akan melengkungkan punggungnya dan mengangkat kepala karena kesakitan,” jelas Robert Hamilton.

(riz)

Komentar