aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Reisa Broto Asmoro Kaget dengan Tingginya Biaya Kesehatan di Indonesia

Wednesday, 22 May 2019 02:39:34 WIB | Romauli Gultom
Reisa Broto Asmoro Kaget dengan Tingginya Biaya Kesehatan di Indonesia
dr. Reisa Broto Asmoro

TABLOIDBINTANG.COM - Pengalaman pribadi beberapa kali masuk rumah sakit hingga dirawat membuat dr. Reisa Broto Asmoro menyadari bahwa pentingnya untuk melindungi diri dan keluarga dengan asuransi.

"Ini pengalaman pribadi saya. Kita tidak akan tahu kapan sakit itu datang. Contohnya yang saya alami, anak saya sakit di usia 1,5 tahun, awalnya kita kira bukan penyakit berat. Ternyata setelah di cek, harus masuk NICU, dia koma karena ada masalah di bagian hati. Hingga, akibatnya ada kerusakan organ," cerita dr. Reisa di sela peluncuran PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah di Jakarta, Senin (20/5).

Dari pengalaman tersebut, dr. Reisa mengeluarkan dana yang tidak kecil untuk pengobatan buah hati tercintanya yang dirawat cukup lama hingga masa pemulihan.

Tak dipungkiri, faktor biaya masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat terkait kesehatan, ditambah lagi dengan peningkatan biaya kesehatan di Indonesia. 

Praktisi kesehatan, dr. Reisa menjelaskan, penyakit kritis seperti kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, leukemia, dan hemofilia adalah penyakit-penyakit yang membutuhkan biaya yang sangat besar serta meningkat dari tahun ke tahun. 

Pasalnya, penderita harus mengikuti sederet proses pengobatan seperti terapi, kemoterapi, obat-obatan atau cuci darah untuk penanganan gagal ginjal. 

Reisa mengatakan, mengingat biaya perawatan kesehatan makin meningkat, masyarakat harus mulai menaruh perhatian karena dampak keuangan akibat risiko penyakit tersebut dapat memengaruhi rencana keluarga untuk masa depan. Oleh karena itu, penting untuk siap secara finansial dan melindungi diri melalui asuransi kesehatan yang memenuhi kebutuhan Anda.

"Asuransi tidak hanya kebutuhan, tapi membuat kita hidup lebih tenang kedepan," tutupnya.

Komentar