aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Mengapa Air Putih Bisa Mengenyangkan?

Wednesday, 15 May 2019 11:45:10 WIB | Wayan Diananto
Mengapa Air Putih Bisa Mengenyangkan?
Ilustrasi (Depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sudah menjadi rahasia umum, air putih pasangan yang tepat untuk menjalani diet.

Berkaca pada mereka yang menjalani diet OCD, selama puasa mereka tidak boleh mengonsumsi apa pun yang berkalori kecuali air putih. Mengapa? Air putih mengandung 0 (nol) kalori. Jadi jika lapar di tengah diet, air putih pilihan terbaik untuk mengusir lapar.

Pertanyaannya, benarkah Anda lapar?

Jika benar lapar, mengapa air putih bisa mengenyangkan? Ada fakta unik yang diungkap Riani Susanto ND dari B Clinic Jakarta soal lapar sungguhan dan lapar abal-abal. Tubuh tak bisa membedakan lapar dan haus. Anda yang bisa membedakan karena Andalah yang mengenal tubuh Anda.

Caranya? "Ketika tubuh butuh asupan dan mulut ingin mengunyah, otak memberi tahu lidah: You need salt (butuh yang asin-asin-red). Kemudian, yang terlintas di pikiran kita adalah camilan. Bukan air garam," jelas Riani.

Sebenarnya ini gejala anemic (kurang darah). Mayoritas tiba-tiba merasa lapar itu bukan karena belum makan. Tapi karena haus. Jadi yang Anda butuhkan, air putih. 

Langkah berikutnya, jika merasa lapar perhatikan jam dan situasi perut. Misalnya, hari ini Anda bangun kesiangan. Tidak sempat makan. Hanya nyeruput secangkir kopi. Lalu lewat jam 11 siang, perut bunyi. Itu artinya Anda lapar.

Kalau jam 6 pagi, Anda sempat menyambar burger dan sebotol soft drink lalu jam 9 pagi sempat coffee break dan jam 11 Anda merasa lapar, sebenarnya itu bukan lapar. Solusinya, air putih. Merasa lapar itu beda dengan menjadi lapar. Istilah gampang lapar itu tidak ada. Yang ada, gampang haus.

Komentar