aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ramadhan 2019, Jangan Lupa Menambah Kalsium Selama Bulan Puasa

Thursday, 2 May 2019 20:45:08 WIB | Wida Kriswanti
Ramadhan 2019, Jangan Lupa Menambah Kalsium Selama Bulan Puasa
Makanan mengandung kalsium (Ilustrasi: Depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sebelum memulai puasa Ramadhan, silakan cek berat badan Anda. Lalu nanti bandingkan dengan setelah sebulan berpuasa. Apakah Anda termasuk dalam kelompok orang-orang yang mengalami pertambahan berat badan secara signifikan? 

Seperti diketahui, kegemukan faktor utama timbulnya berbagai macam gangguan kesehatan. Seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi. 

Kemampuan ekstra kalsium

Ya, bulan puasa yang identik dengan makan-makan enak dan spesial, namun sayangnya, asupan gizinya sering kali tidak seimbang. Misalnya, sebagai menu berbuka atau sahur, tanpa disadari kita terlalu banyak menyajikan hidangan yang manis-manis, camilan dari goreng-gorengan, aneka pasta berbumbu pedas, atau masakan yang serba mengandung santan.

Di bulan puasa juga, kita cenderung lebih sering mengonsumsi daging-dagingan ketimbang sayur. Sementara kita justru mengurangi aktivitas fisik di bulan puasa seperti berolahraga dan semacamnya. Alhasil, metabolisme tubuh tidak lancar, karena asupan energi lebih banyak daripada yang dikeluarkan.

Energi berlebih ini akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak. Badan pun melar. Apalagi di hari raya nanti, perut kita kembali digempur aneka macam makanan dan minuman yang lebih mengutamakan kelezatan ketimbang kesehatan. Sebut saja ketupat ketan, opor ayam, atau rendang daging. Sesuatu yang tidak terhindarkan karena sudah membudaya.

Tentu saja, demi alasan kesehatan, ancaman gangguan kesehatan tetap harus diatasi. Anda harus sesegera mungkin membenahi asupan makanan. Paling tidak, saat merayakan Lebaran, kondisi tubuh telah kembali prima, sehingga bisa melewatinya dengan penuh keceriaan.

Ada asupan yang secara signifikan mampu mengatasi masalah kegemukan dan ragam gangguan kesehatan yang terkait dengannya seperti yang disebutkan sebelumnya. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium.

Anda pasti bertanya-tanya, bukankah unsur kalsium biasanya dikonsumsi untuk mendapatkan kesehatan tulang? Jangan salah. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, berhasil ditemukan manfaat kalsium yang jauh dari perkiraan orang, termasuk untuk mengatasi kegemukan.

Mengapa kalsium bisa mengatasi kegemukan? Salah satu fungsi kalsium, dapat menekan produksi hormon penyebab lapar. Kalsium juga mencegah penimbunan lemak dalam tubuh, karena konsumsi kalsium yang cukup dapat menjaga status gizi dan jumlah lemak dalam keadaan normal.

Secara spesifik, asupan kalsium juga dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Membantu otot-otot jantung bekerja dengan baik dan membantu sistem saraf dalam mengatur tekanan pembuluh darah arteri.

Dari mana memperoleh asupan kalsium?

Kalsium bisa dengan mudah ditemukan dalam sayuran hijau. Seperti bayam, brokoli, daun talas, dan daun melinjo. Selain itu kalsium juga terdapat pada kacang kedelai dan bungkil kacang tanah.

Oleh karena itu, makanan seperti tempe dan tahu baik untuk dikonsumsi sebagai penambah asupan kalsium. Sedangkan dari jenis ikan-ikanan, kalsium paling tinggi terdapat di udang rebon dan ikan teri, baik dalam bentuk segar maupun kering.

Asupan kalsium juga bisa diperoleh dari suplemen bentuk kapsul atau tablet. Namun, kalsium dalam bentuk suplemen ada kalanya tidak mampu diserap dengan baik oleh tubuh. Oleh karena itu, asupan kalsium dari minuman susu merupakan pilihan paling tepat, karena lebih mudah diserap tubuh, sehingga pemanfaatannya lebih efisien dan efektif.

Dengan lebih banyak terserap tubuh, kalsium yang akan terbuang melalui ginjal pun sedikit. Tentu baik efeknya untuk kesehatan ginjal Anda.

Selain itu, kalsium susu tidak mengandung oksalat (kalsium berbentuk kristal pembentuk batu ginjal) yang biasa terdapat pada kalsium sayuran. Kalsium susu bisa diperoleh dari susu murni kambing atau susu murni kerbau dan sapi.

dari Berbagai Sumber

(wida/gur)

Komentar