aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

3 Faktor Pemicu Penyakit Jantung Koroner Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018

Tuesday, 30 April 2019 00:30:31 WIB | Wayan Diananto
3 Faktor Pemicu Penyakit Jantung Koroner Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018
Penyakit jantung koroner kini menyerang pria dan wanita usia 25 hingga 30 tahunan. (Foto: Dok. Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Tahukah Anda, penyakit jantung salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan persentase mencapai 12,9 persen. Bersama strok dan hipertensi, penyakit jantung koroner masih menjadi momok bagi masyarakat. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan penyakit jantung koroner kini menyerang kelompok usia muda, yaitu 25 sampai 29 tahun. Ini terungkap dalam gelar wicara dan peluncuran Nestlé Acricor, di Jakarta, pekan ini.

Salah satu narasumber, yakni spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Johan Winata SpJP(K) FIHA, menjelaskan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar RI tahun 2018, setidaknya ada 3 faktor utama penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia. "Pertama, gaya hidup tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik (33,5 persen), rendahnya konsumsi buah dan sayur (95,5 persen). Selain itu, tingginya tingkat stres di kalangan usia 30-an," beber Johan kepadsa tabloidbintang.com.

Untuk mengecilkan risiko penyakit jantung koroner, konsumsi serat pangan sangat disarankan. Penelitian menyebut, mengonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram per hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 9 persen. "Selain serat, mengurangi asupan lemak jenuh dan trans-fat, serta rutin beraktivitas fisik bisa menjauhkan Anda dari penyakit jantung koroner,” imbuhnya. Pakar Kesehatan dan Kebugaran, Jansen Ongko, M.Sc, R.D. membenarkan.

Suasana gelar wicara dan peluncuran Nestlé Acricor, di Jakarta, pekan ini. (Foto: Dok. tabloidbintang.com)
Suasana gelar wicara dan peluncuran Nestlé Acricor, di Jakarta, pekan ini. (Foto: Dok. tabloidbintang.com)

"Aktivitas fisik alias olahraga efektif mengelola stres dan menjaga kesehatan jantung. Untuk Anda yang berusia 30 tahunan, pilih olahraga favorit dan lakukan bersama dengan orang terdekat. Olahraga yang saya sarankan yakni berenang, bersepeda, berlari, senam lantai atau zumba. Variasikan dengan olahraga anaerobik seperti angkat beban," Jansen menyarankan. 

Nestlé Acticor sendiri merupakan minuman yang mengandung susu, diperkaya inulin dari chicory dan beta glucan dari oats. Sederet elemen ini adalah serat pangan larut yang telah teruji secara klinis mampu menurunkan kadar kolesterol tubuh. Minuman ini juga mengandung vitamin B1 dan B2. Nestlé Acticor menyapa keluarga Indonesia dalam empat rasa, yaitu avokad, pisang, cokelat, dan teh hijau.

Business Executive Officer Dairy Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan menjelaskan, "Nestlé Indonesia berkomitmen menyehatkan masyarakat Indonesia. Nestlé Acticor hadir untuk mengajak keluarga Indonesia mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Produk ini kami rilis bersama gerakan #LiveHeartFirst yang mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup sehat dan aktif. Kampanye ini sejalan dengan program pemerintah yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)."

Komentar