aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Gemar Olahraga Sejak Kecil, Ini Aktivitas Fisik Darius Sinathrya

Friday, 26 April 2019 03:00:49 WIB | TEMPO
Gemar Olahraga Sejak Kecil, Ini Aktivitas Fisik Darius Sinathrya
Darius Sinathrya (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM -  Tak cuma dikenal sebagai presenter olahraga, Darius Sinathrya rupanya juga pecinta olahraga. Saat ditemui dalam acara Coffee Time with Tropicana Slim, Darius mengaku bahwa dirinya telah senang dengan aktivitas fisik sejak masih kecil.

Menurutnya, selain bersenang-senang, olahraga bisa membantunya dalam menjaga kebugaran tubuh. “Dari kecil memang suka olahraga sih. Happy dapet, sehat pun dapet,” katanya di Jakarta pada 24 April 2019.

Salah satu olahraga favorit Darius Sinathrya ialah sepakbola. Hingga kini, ia mengaku selalu rutin bermain sepakbola dengan teman-temannya. Meski demikian, tingkat keseringannya berkurang setelah menikah dan dikaruniai anak. “Dulu selalu main bola tiga sampai empat kali seminggu sih. Sekarang tetep rutin tapi jadi satu sampai dua kali aja. Karena weekend mau fokus sama anak,” katanya.

Selain bermain bola, rupanya olahraga rutin yang selalu ia jalani ialah pull up bar. Ini merupakan aktivitas fisik dimana seseorang berpegang pada bar yang diletakan di tempat tinggi, sehingga badan mereka dapat naik dan turun. Umumnya, ini berguna untuk membentuk otot lengan dan perut. Menurut Darius, aktivitas ini selalu dilakukannya setiap pagi. Bahkan, apabila ia tak memiliki waktu, bar pun akan dibawa ke lokasi kerja.

“Biasa bangun pagi, terus pull up selama 20 menit. Tapi kalau nggak keburu karena kerja, aku bawa ke lokasi. Contohnya kayak kemarin pas syuting di Korea, aku bawa juga supaya tetep latihan fisik,” katanya.

Dan akhir-akhir ini, Darius Sinathrya mengatakan bahwa olahraga yang sedang gemar dilakukannya adalah bermain motor enduro. Ia mengkategorikan aktivitas ini sebagai olahraga lantaran kalori yang dibakar cukup banyak. “Aku lately lagi suka main motor enduro sih. Karena dia motor adventure, jadi bobotnya berat. Mengendalikannya saja sudah cukup menguras banyak kalori,” katanya.

TEMPO.CO

Komentar