aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ini yang Harus Dilakukan Ketika Anak Terindikasi Memiliki Tekanan Darah Tinggi

Thursday, 25 April 2019 03:00:23 WIB | Rizki Adis Abeba
Ini yang Harus Dilakukan Ketika Anak Terindikasi Memiliki Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi tidak hanya memengaruhi orang dewasa, tetapi juga anak-anak. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Lewat pemeriksaan tekanan darah yang teratur, orang tua bisa lebih cepat melakukan antisipasi dini terhadap kemungkinan anak terkena penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Lantas bagaimana cara mendeteksi anak yang berisiko terkena penyakit jantung lewat pemeriksaan tekanan darah?

Dibandingkan anak-anak yang memiliki tekanan darah normal, mereka yang mempunyai tekanan darah yang cenderung tinggi lebih berpotensi mengalami hipertensi saat dewasa, penebalan dinding otot jantung, dan gangguan metabolisme--di mana semua itu menjadi faktor peningkat risiko penyakit jantung.

(Depositphotos)
(Depositphotos)

"Untuk kebanyakan anak dengan tekanan darah tinggi, perubahan gaya hidup menjadi tindakan pencegahan penyakit kardiovaskular yang paling ampuh. Perubahan gaya hidup ini meliputi pengurangan konsumsi garam, olahraga secara teratur, makan-makanan sehat, dan menjaga keseimbangan berat badan," urai Dr. Lydia A. Bazzano, profesor epidemiologi di Sekolah Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Tropis di New Orleans, AS.

Untuk itu pula, Joshua Samuels, profesor nefrologi dan Direktur Program Hipertensi di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di Houston, Amerika Serikat, berharap para orang tua kembali mengingat bahwa tekanan darah tinggi tidak hanya memengaruhi orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

“Anda tidak akan pernah tahu bahwa anak Anda memiliki masalah tekanan darah kecuali diukur secara teratur," kata Joshua Samuels. “Jika anak Anda berusia di atas 3 tahun, pastikan dokter memeriksa tekanan darah lewat kunjungan rutin,” imbuhnya.

(riz/bin)

Komentar