aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Turun 25 Kilogram, Tike Priatnakusumah Merasa Belum Sukses Jalani Program Diet

Wednesday, 13 February 2019 22:40:00 WIB | Altov Johar
Turun 25 Kilogram, Tike Priatnakusumah Merasa Belum Sukses Jalani Program Diet
Turun 25 Kilogram, Tike Priatnakusumah Merasa Belum Sukses Jalani Program Diet

TABLOIDBINTANG.COM - Presenter Tike Priatnakusumah terlihat berbeda dengan penampilan barunya. Belakangan Tike diketahui menjalani program diet, dan telah berhasil menurunkan 25 kilogram dari berat badannya.

Meski begitu, Tike merasa belum sukses menjalani program diet. Sebab Tike masih ingin menyusutkan 18 kilogram lagi dari target yang ditentukan. Ia berharap bisa tetap komitmen dan fokus menggapainya.

"Sebetulnya kalau disebut sukses, belum sukses, karena belum sampai ke goal-nya. Kan goalnya itu turunnya harus 43 kilo, sekarang masuk ke-25 kilo. Jadi masih ada 18 kilo lagi yang masih dikejar," ujar Tike Priatnakusumah di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Dok. tabloidbintang.com
Dok. tabloidbintang.com

"Tapi yang pasti mudah-mudahan bisa komit sama yang satu ini, karena biasanya saya ditengah-tenga tuh suka berhenti. Dulu misalnya targetnya 32 kilo di 17 kilo sudah berhenti. Ini mudah-mudahan bisa sampai goals finish terakhir," lanjut Tike Priatnakusumah.

Lebih lanjut Tike menjelaskan program diet yang sedang dijalaninya. Ia lebih mengatur pola makannya dengan ketat, termasuk jenis makanan yang dikonsumsinya. Menurut Tike, dirinya memang harus menjaga pola makan.

"Tetao makan 6 kali sehari , 6 kal itu udah termasuk ngemil ya, jadi kalau di rumah bisa ngemil kapan aja, sekarang ada jamnya. Harus ketat banget waktunya, jadi kalau misalnya makan pagi setengah 9 jam 10 makan buah, jam 12 makan siang, jam 3 makan buah, jam 4 jam 9 malam makan roti 1 lembar itu harus tepat waktunya," jelasnya.

Sebelumnya Tike mengaku sempat menjajal cara lain untuk menurunkan berat badannya. Dikatakan Tike, apapun program yang dijalani, semua kembali lagi pada komitmen masing-masing.

"Dulu juga pernah sedala cara lah dicobain. Dari terapi suntik, terapi cubit, terapi akupunrur, tapi ya memang sebenanrya balik lagi bahwa harus dri kitanya sndiri. Tetap aja makan harus diatur, harus ada olahraga juga," pungkas Tike Priatnakusumah

(tov / wida)

Komentar