aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tina Toon: Yang Sulit Bukan Diet, tapi Mempertahankan Berat Badan

Monday, 28 January 2019 22:00:31 WIB | Wayan Diananto
Tina Toon: Yang Sulit Bukan Diet, tapi Mempertahankan Berat Badan
Tina Toon (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Beberapa bulan terakhir, sejumlah seleb sukses menurunkan berat badan. Bobot penyiar radio Kemal Mochtar susut dari 120 kg menjadi 64 kg. Ricky Cuaca tampil beda setelah memangkas berat badannya sebanyak 40 kg dalam 5 bulan.

Kisah serupa datang dari Tike Priyatnakusumah. Diet sejak Juli tahun lalu, berat badan Tike melorot dari 103 kg menjadi 78 kg. Mereka diet dengan alasan kesehatan. Tubuh langsing adalah bonus. Hal sama dilakukan mantan penyanyi cilik Tina Toon (25) beberapa tahun silam.

“Soal diet, pencapaian terbesar saya adalah menurunkan berat badan dari 78 kg menjadi 50 kg dalam 8 bulan. Kala itu usia saya 17 tahun. Berdasarkan pengalaman saya, tugas terberat bukan saat menjalani diet, melainkan mempertahankan bobot di kisaran 50 kg,” terang Tina Toon di Jakarta, pekan lalu.

Tina Toon (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Tina Toon (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Penyanyi kelahiran 20 Agustus ini pernah mengalami efek yoyo. Setelah sukses diet, beberapa bulan kemudian bobot Tina Toon naik lagi hingga 10 kg. Kala itu, lawan main Raditya Dika di film Cinta dalam Kardus mati-matian mengembalikan bentuk tubuh seperti sebelumnya. Fase ini, diakui Tina, sangat berat dan menyiksa.

“Saat itu saya menyugesti diri bahwa saya tidak sedang diet melainkan menjalani gaya hidup sehat. Bersyukur, beberapa minggu kemudian saya bisa mengembalikan berat badan ke level 50 kg. Sejak itu saya menetapkan kebijakan, berat badan boleh naik tapi jangan ekstrem. Saat ini misalnya, bobot saya 52 kg. Saya masih nyaman beraktivitas dan itu cukup bagi saya,” Tina Toon berbagi cerita.

Menjaga agar bobot tidak melonjak lagi gampang-gampang susah. Saat diet, ia menghindari nasi. Sayur, buah, daging, dan sesekali gorengan masih disantap.

Setelah bobot turun sesuai target, Tina kembali menikmati hidup dengan mengudap apa saja dalam porsi wajar lalu mengimbanginya dengan olahraga. Olahraga pilihan Tina Toon adalah lari, renang, atau latihan fisik di sasana. 

(wyn / gur)

Komentar