aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ustadz Arifin Ilham Disebut Kena Kanker Getah Bening, Bagaimana Gejala Awalnya?

Tuesday, 8 January 2019 14:50:18 WIB | TEMPO
Ustadz Arifin Ilham Disebut Kena Kanker Getah Bening, Bagaimana Gejala Awalnya?
Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Ustadz Arifin Ilham tengah dirawat di rumah sakit, seperti terlihat dari foto yang diunggah Putranya, Muhamad Alvin Aziz yang meminta doa untuk kesembuhan ayahnya. Pada foto pertama Alvin mengunggah fotonya bersama ayahnya, serta Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan. Pada foto kedua, Alvin posting foto Ustadz Arifin Ilham yang tangannya masih disuntik infus. "Senyuman dan tawa abi, menjadi kebahagiaan tersendiri untuk kami semua abi @kh_m_arifin_ilham," tulis Alvin dalam keterangan foto itu.

Belum diketahui pasti sakit apa yang menyebabkan Ustadz Arifin Ilham dirawat di rumah sakit. Namun akhir tahun lalu, Ustadz Arifin Ilham sempat dikabarkan menderita kanker nasofaring dan getah bening. Dia sempat mengatakan bahwa penyakit kankernya sudah sempat sembuh.  

Kanker kelenjar getah bening atau kanker limfoma merupakan 1 dari 10 jenis kanker terbanyak terjadi di Indonesia, baik pada pria maupun wanita. Dr. Ronald A. Hukom, Sp.PD, KHOM dari Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Ilmu Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) menyatakan kasus kanker ini lebih sering ditemukan pada pria.

"Limfoma memang sedikit lebih banyak atau lebih sering ditemukan pada pria, kita tahu limfoma testis itu ada. Jadi, ada kasus limfoma pada testis," tuturnya dalam acara Peringatan Hari Kanker Limfoma Sedunia bertema Hidup Lebih CERDIK dengan Lymphoma yang diselenggarakan atas kerjasama Cancer Information & Support Center (CISC) Indonesia didukung Ferron Par Pharmaceuticals, Sabtu, 15 September 2018, Menteng, Jakarta Pusat.

Gejala yang dialami oleh pasien kanker limfoma testis di antaranya terdapat benjolan atau pembengkakkan yang tidak nyeri pada testis atau skrotum, rasa ketidaknyamanan pada skrotum, sensasi berat di skrotum, nyeri pada punggung bawah, selangkangan, atau perut, akumulasi cairan yang tiba-tiba di dalam skrotum dan merasa kelelahan tanpa sebab.

Kanker limfoma testis dapat menyebar ke kelenjar getah bening, tapi penyakit itu hampir tidak pernah menular ke organ lain. Jika kanker itu menyebar, Anda mungkin mengalami batuk, kesulitan bernapas, kesulitan menelan dan terjadi pembengkakan di dada. Penting untuk mengetahui keberadaan kanker limfoma testis lebih awal guna meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Tanda-tanda paling awal yang terjadi biasanya adalah benjolan dan pembengkakan pada testis tanpa rasa nyeri. Testis mungkin juga tampak lebih besar dari biasanya.

Jenis kanker ini tidak menyebabkan gejala yang nyata sampai tahap selanjutnya. Itulah mengapa pemeriksaan dini sangat penting, bahkan seringkali merupakan satu-satunya cara untuk mengenali kanker limfoma testis pada tahap awal. Dari semua pasien kanker limfoma testis, sekitar 95 persen bisa pulih sepenuhnya setelah menjalani perawatan. Semakin cepat seorang pasien didiagnosis dan diobati, semakin baik prognosisnya. Perawatan untuk pasien kanker limfoma testis dapat berupa pembedahan, radioterapi, kemoterapi atau kombinasi.

TEMPO.CO

Komentar