aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Kanker Tiroid Lebih Banyak Menimpa Perempuan, Ini Penyebabnya!

Monday, 22 October 2018 15:30:47 WIB | Wayan Diananto
Kanker Tiroid Lebih Banyak Menimpa Perempuan, Ini Penyebabnya!
Ilustrasi (unsplash.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kanker tiroid alias kelenjar gondok kabarnya lebih banyak menimpa perempuan. Sampai ada lelucon yang menyebut, “Perempuan gondok karena omongannya sering diabaikan suami. Kalau laki-laki lebih sering kena kanker hati, karena sering makan hati mendengar omelan istri.” Lewat artikel ini, kami mengajak Anda mengenal kanker tiroid lebih dekat.

“Kanker tiroid lebih banyak menimpa perempuan itu fakta. Namun ujaran yang menyebut perempuan lebih rentan kena kanker tiroid karena faktor keturunan itu mitos,” ungkap Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru Wicaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP, kepada Bintang pekan lalu. Alasannya, materi genetik termasuk sel-sel kanker yang diwariskan orang tua kepada anak relatif kecil. 

Kanker lebih banyak disebabkan oleh lingkungan termasuk gaya hidup. Rokok, alkohol, dan makananlah yang memengaruhi kesehatan tubuh. Faktor genetik, kata Aru, hanya berperan 5 sampai 10 persen. Sementara 90 persen sisanya dipicu banyak faktor. 

“Dari yang 90 persen itu, 30 sampai 35 persen di antaranya disebabkan pola makan. Lalu 25 sampai 30 persen karena rokok. Infeksi sebanyak 15 sampai 20 persen, kegemukan 10 sampai 20 persen. Alkohol 4 sampai 5 persen. Sisanya karena faktor lain,” Aru memaparkan. 

Ia memperingatkan kaum hawa terkait pola makan dan kegemukan. Pola makan ugal-ugalan menyebabkan kegemukan. Mereka yang kegemukan berpotensi lebih besar mengidap kanker. Ada 13 jenis kanker mengintai mereka yang kegemukan yakni tiroid, payudara, kantong empedu, lever, perut, pankreas, kolon, ovarium, rahim, ginjal, leukemia, esofagus, dan otak.

“Jadi, memperhatikan pola makan dan rutin melakukan aktivitas fisik bisa mengurangi potensi kanker hingga lebih dari 35 persen,” Aru menukas. Senada dengan Aru, pakar onkologi dari Rumah Sakit Medistra Jakarta, dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B, K-Onk, M.Epid, menjelaskan, kanker tiroid termasuk jenis kanker padat. Pengobatannya menggunakan metode operasi.

(wyn / gur)

Komentar