aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Miller Khan Bicara Problem Bobot Tubuh Saat Puasa

Sunday, 20 May 2018 12:00:03 WIB | Wayan Diananto
Miller Khan Bicara Problem Bobot Tubuh Saat Puasa
Miller Khan Bicara Problem Bobot Tubuh Saat Puasa (Ani / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Selamat datang kembali, Ramadhan. Ada banyak cara untuk menyambut bulan penuh berkah. Miller Khan (31) misalnya, menyambut Ramadhan dengan menenangkan diri sembari menjalani puasa di Bali.

Bintang sinetron Azizah dan Suci punya dua misi selama Ramadhan. Pertama, memanen pahala. Kedua, menurunkan berat badan. 

“Untuk Ramadhan tahun ini, saya akan berada di Bali. Saya sengaja tidak syuting, ingin menyendiri alias meditasi di sana. Saya berpikir, mengambil jeda sebulan untuk menenangkan fisik maupun pikiran enggak ada salahnya, sembari beribadah. Lagi pula, saya masih punya 6 film yang belum dirilis. Sekarang saya lebih berhati-hati dalam memilih peran,” ujar Miller di Jakarta Selatan, minggu lalu.

Miller punya misi lain Ramadan kali ini. Aktor kelahiran 3 Maret itu ingin menurunkan bobot sebanyak 10-12 kg.

Diakui Miller, setahun terakhir pola makannya tidak terkontrol karena padatnya jadwal syuting film. Puasa momen yang tepat untuk merawat diri. Tuhan telah memberikan tubuh yang sehat dan lengkap. Tanggung jawab kita, menjaga dan merawatnya.

Miller Khan Bicara Problem Bobot Tubuh Saat Puasa (Ryan / tabloidbintang.com)
Miller Khan Bicara Problem Bobot Tubuh Saat Puasa (Ryan / tabloidbintang.com)

“Bobot saya sekarang 94 kg, tidak tampak gendut karena saya tinggi. Inginnya, sih balik ke kisaran 82-84 kg. Sempat berpikir menaikkan bobot sampai 100 kg sekalian baru diturunkan untuk memperlihatkan transisi yang jelas dari level 100 ke 80 kg. Biar terlihat dramatis. Namun saya pikir enggak ada manfaatnya. Komitmen untuk hidup sehat jangan ditunda-tunda. Puasa memberi keuntungan ganda: sehatnya dapat, pahalanya juga dapat,” Miller berpendapat.

Agar target tercapai, Miller menyusun menu saat sahur. Pilihan Miller jatuh pada karbohidrat kompleks yang kaya akan serat dan mengandung lebih sedikit gula, seperti nasi merah, oatmeal, dan roti gandum.

Tubuh butuh waktu lebih lama untuk mencerna karbohidrat kompleks sehingga kita merasa kenyang lebih lama. Setelah itu, Miller melirik buah. Soal buah, Miller tidak terlalu memilih.

“Saya mengonsumsi buah-buahan apa saja, tidak picky. Yang tidak kalah penting memperbanyak air putih. Alhamdulillah, lambung saya sehat. Selama puasa, lambung tidak pernah bermasalah. Problem saya, bau mulut atau mulut terasa asam selama belasan jam tidak makan dan minum. Makanya, saya memperbanyak konsumsi buah. Terdengar klise, tapi benar kata pepatah: you are what you eat,” ia berbagi pengalaman.

(wyn / gur)

Komentar