aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Selesai Berpuasa di Bulan Ramadhan Malah Bertambah Gemuk, Apa yang Salah?

Wednesday, 16 May 2018 15:10:00 WIB | Wida Kriswanti
Selesai Berpuasa di Bulan Ramadhan Malah Bertambah Gemuk, Apa yang Salah?
Selesai Berpuasa di Bulan Ramadhan Malah Bertambah Gemuk, Apa yang Salah? (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Banyak orang mengeluh, selesai berpuasa di bulan Ramadhan, tubuhnya malah semakin gemuk. Padahal, porsi makan selama puasa sudah dikurangi, bahkan ada yang hanya makan satu kali saja setiap harinya selama bulan puasa. 

Nadira Diva, influencer di bidang gaya hidup sehat mengatakan, percuma saja jika makan sedikitnya itu gorengan atau es cendol, terutama saat berbuka puasa. Perut sudah merasa kenyang, tapi tidak cukup nutrisi. 

"Kabayang enggak, sih, waktu berbuka itu malah makannya gorengan? Es cendol? Kalau berat badannya jadi naik atau otot massanya menghilang, ya itu biasanya karena pas puasa kurang makanan bernutrisi. Salah satunya, berbuka dengan itu tadi," buka Nadira Diva, ditemui dalam acara grand opening PUMA Store Lippo Mall Puri awal Mei lalu. 

Nadira Diva dalam acara Grand Opening PUMA Store Lippo Mall Puri (Dok. PR)
Nadira Diva dalam acara Grand Opening PUMA Store Lippo Mall Puri (Dok. PR)

Akan tetapi, andai mengonsumi makanan kurang nutrisi tersebut tidak dapat dihindari, Nadira Diva mengingatkan untuk menyeimbangkannya dengan olahraga. 

"Mesti tetap lakukan olahraga seperti saat tidak berpuasa. Hanya saja bisa dikurangi dari semula 45 menit, jadi 30 atau 25 menit satu sesinya," kata Nadira Diva. "Pastikan latihannya efektif, dan hilangkan jenis latihan yang lompat - lompat, karena ini mudah bikin haus," anjurnya. 

Mengenai waktu paling tepat untuk melakukan olahraga, Nadira Diva menganjurkan sebelum berbuka puasa. Karena setelah kehabisan energi, bisa langsung diganti dengan asupan nutrisi saat berbuka. Misalnya, dengan mengonsumsi tiga butir telur saat berbuka puasa. 

(Depositphotos)
(Depositphotos)

"Saya sih biasanya olahraga sebelum buka puasa, sekalian ngabuburit," ungkap Nadira Diva. "Tapi sebelum tidur atau pada waktu setelah sahur juga boleh saja berolahraga. Kalau sudah merasa cukup asupan nutrisinya, tidak perlu takut capek karena olahraga," pungkas Nadira Diva.  

(wida / wida)

Komentar