aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Pandangan Ahli Soal Operasi Vaginoplasty yang Baru Dilakukan Nikita Mirzani

Tuesday, 8 May 2018 21:20:00 WIB | Christiya Dika Handayani
Pandangan Ahli Soal Operasi Vaginoplasty yang Baru Dilakukan Nikita Mirzani
Pandangan Ahli Soal Operasi Vaginoplasty yang Baru Dilakukan Nikita Mirzani (Mark / Tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Belakangan istilah operasi vaginoplasty ramai diperbincangkan. Istilah tersebut baru-baru ini disebut artis sensasional, Nikita Mirzani. Nikita mengaku dirinya baru saja menjalani operasi pada vaginanya untuk membahagiakan sang suami, Dipo Latief. Lantas bagaimana pandangan ahli soal operasi tersebut?

Menurut seorang dermatolog, dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK (K), operasi vaginoplasty termasuk ke dalam bedah plastik. Operasi tersebut bisa dilakukan dengan beberapa teknik.

"Itu (vaginoplasty) masuk bedah plastik, jadi biasanya ada macam-macam. Itu istilahnya bagaimana caranya bisa kencang daerah situ (vagina). Tekniknya ada banyak, dari mulai tidak dioperasi, mungkin hanya pakai alat-alat, atau disuntik sampai akhirnya operasi yang memang dibutuhkan. Biasanya operasi yang dilakukan operasi bedah plastik," ujar dr. Tina, Selasa (8/5).

Dokter Tina (Dika / Tabloidbintang.com)
Dokter Tina (Dika / Tabloidbintang.com)

Untuk kegunaan dari operasi itu sendiri, dr. Tina menyebut tergantung dari pribadi masing-masing. Ada kasus yang memang untuk kesehatan. Namun, jika hanya untuk estetika dengan mengencangkan bagian vagina, operasi vaginoplasty tidak diperlukan.

"Tergantung, kalau untuk kesehatan misalnya ada masalah dengan dia (vagina) terbuka melebar itu, kemungkinan terjadinya turun. Jadi secara anatomi tidak baik, itu memang dibutuhkan operasi. Tapi kalau hanya untuk pengencangan saja biasanya tidak dilakukan ya. Jadi tergantung kasus kalau memang dibutuhkan," lanjut dr. Tina.

Selama dilakukan dibawah pengawasan dokter ahli, operasi vaginoplasty tidak membahayakan bagi pasien. Namun, yang perlu diingat operasi ini tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang.

"Selama dilakukan oleh ahlinya aman, jadi itu enggak bisa sembarangan. Istilahnya harus dilakukan oleh ahlinya," pungkas dr. Tina Wardhani Wisesa.

(dika / wida)

Komentar