aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Penuaan Dini Memicu Kerutan, Bercak, dan Lahirnya Tumor Jinak. Mitos Atau Fakta?

Sunday, 15 April 2018 16:15:16 WIB | Wayan Diananto
Penuaan Dini Memicu Kerutan, Bercak, dan Lahirnya Tumor Jinak. Mitos Atau Fakta?
Penuaan dini memicu kerutan, bercak, dan lahirnya tumor jinak. (Foto: Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Siapa tak ingin awet muda? Namun faktanya, penuaan memang tidak bisa dicegah. dr. Stevy Dian Fitriani, SpKK menjelaskan, penuaan mulai terjadi pada usia 20 sampai 25 tahun. Sebelum usia itu, kulit terasa lembut, lembap, warna kulitnya merata, dan kenyal. Memasuki usia 25 tahun, kulit jadi tipis, kasar, kurang kenyal, dan muncul kerutan di sekitar mata lalu menjalar ke dahi dan pipi.

"Selanjutnya proses penuaan menimbulkan bercak-bercak pigmentasi dan tumor jinak pada kulit. Ini benar adanya. Proses penuaan secara teori dipicu dua faktor yakni penuaan alami (intrinsik) yang berasal dari dalam tubuh seiring pertambahan usia. Ini dipengaruhi hormon, ras, dan genetik. Penuaan ini terjadi dari ujung kepala hingga kaki," terang Stevy dalam seminar "Awet Muda Dengan Teknologi Terkini bersama Klinik Amaryllis" di Bekasi, Minggu (15/4).

Ia menambahkan, penuaan dini yang berasal dari faktor eksternal menyebabkan perubahan struktur protein kulit. Penuaan ini dipicu paparan sinar ultraviolet, kebiasaan merokok, kelembapan udara, asupan makanan dengan gizi tidak seimbang, polusi udara, dan penggunaan produk perawatan yang tidak tepat atau tidak sesuai dengan kebutuhan kulit. Penuaan ini tidak bersifat menyeluruh. Pertanyaan yang kemudian muncul, saat kulit menua, apa yang terjadi?

"Dampaknya terasa dari lapisan epidermis yakni bagian terluar kulit. Lapisan ini berperan sebagai pelindung kulit dari paparan sinar ultraviolet. Penuaan memicu munculnya lapisan tanduk, menurunnya kadar air sehingga membuat kulit tampak kusam dan kering. Selain itu, jumlah kolagen terus berkurang," tutur Stevy kepada tabloidbintang.com.

Berkurangnya kolagen membuat penguapan air dari kulit sering terjadi, kekenyalan kulit merosot, jumlah pembuluh darah kapiler menyusut, dan akhirnya membuat kulit tampak lebih pucat. Karenanya, kulit mesti dirawat. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter dari klinik terpercaya.

Komentar