aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Makanan Sehat yang Bisa Menyebabkan Jerawat

Monday, 12 June 2017 20:10:00 WIB | Carisya Nuramadea
5 Makanan Sehat yang Bisa Menyebabkan Jerawat
Jerawat bisa disebabkan makanan sehat yang dikonsumsi sehari - hari (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Rahasia mengerikan yang banyak tidak kita ketahui adalah bahwa banyak makanan yang kita anggap makanan sehat, ternyata bisa berkontribusi pada tumbuhnya jerawat, psoriasis, dan masalah kulit lainnya. Mari kita lihat lima makanan sehat namun "jahat" yang perlu Anda waspadai dilansir Women’s Health:

1. Makanan serba low-fat

Ketika produsen menghilangkan lemak, mereka harus "memberi rasa" makanan itu dengan hal lain—dan itu biasanya melibatkan pemakaian gula! Dengan kata lain, rendah lemak atau bebas lemak hampir selalu diterjemahkan menjadi berkadar gula tinggi.

Studi menunjukkan akibat gula berlebih adalah meliputi kerusakan serat kolagen, sehingga membuat mereka tidak mampu memperbaiki dan menghasilkan glikinasi lanjutan yang membuat Anda justru lebih cepat kelihatan tua.

Cari sumber lemak sehat lainnya untuk meningkatkan kesehatan seperti kacang avokad, kacang panggang yang telah dipanggang dengan lambat, dan ikan.

2. Susu skim

Salah satu penelitian kesehatan wanita terbesar dan terlama, Nurses Health Study, meneliti sekitar 77.761 perawat selama 12 tahun. Mereka yang minum lebih banyak susu ketika remaja memiliki tingkat jerawat remaja yang lebih tinggi daripada mereka yang minum lebih sedikit. Susu skim lebih buruk dari susu full-fat.

Selain laktosa, peneliti menduga kehadiran hormon dan molekul bioaktif dalam susu mungkin dapat membuat kondisi kulit Anda memperihatinkan.

Gantilah susu sapi dengan susu kelapa atau almond tanpa pemanis.

3. Minyak sayur

Ada beberapa lemak yang harus Anda hindari, yaitu lemak trans buatan manusia dan asam lemak tak jenuh ganda omega 6 padat yang berlimpah dalam minyak nabati, seperti jagung dan kedelai. Bahkan, minyak - minyak itu ternyata terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung. Minyak itu juga dapat menimbulkan peradangan kulit yang merupakan malapetaka bagi kulit Anda. Penelitian menunjukkan bahwa jerawat merupakan penyakit tentang peradangan.

Gantilah minyak sayur dengan minyak zaitun (sautéing), minyak zaitun extra virgin, dan minyak kelapa (medium-heat cooking).

4. Roti gandum

Produsen mengetahui "whole grain goodness" memicu halo effect. Padahal istilah itu tidak lebih dari sekadar istilah marketing yang justru membawa kerusakan. Dr. Mark Hyman memperkirakan sebanyak 30 persen orang mungkin memiliki intoleransi gluten non-celiac. Studi lain menghubungkan banyak masalah, termasuk psoriasis, dengan intoleransi gluten.

Carilah beras bebas gluten untuk alternatif sandwich, dan ganti karbohidrat Anda dengan sayuran.

5. Smoothies buah - buahan

Entah Anda menikmatinya dengan segar, dikemas, atau dari penjual jus, smoothies memberikan kelebihan gula yang menyaingi milkshake. Sebagian besar berasal dari fruktosa, gula dominan dalam buah. Satu studi dengan dua kelompok tikus yang diberi diet fruktosa tinggi mengalam peningkatan glikasi, penuaan, peroksidasi, dan kerusakan kulit lainnya. Asam alfa-lipoik antioksidan dapat mengurangi kerusakan itu.

Oleh karena itu, buatlah jus Anda sendiri dengan menggunakan sayuran berdaun yang bisa ditambahkan dengan sedikit lemon atau raspberry beku. Cobalah salah satu smoothies hijau yang menyegarkan ini yang akan memberi Anda kulit, rambut, dan kuku yang lebih kuat dan sehat.

(dea/wida)

Komentar