aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Bahan Kosmetik yang Harus Dihindari saat Menjalani Program Kehamilan

Thursday, 18 June 2020 06:00:27 WIB | aura.co.id
5 Bahan Kosmetik yang Harus Dihindari saat Menjalani Program Kehamilan
Ilustrasi (Depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Apakah Anda tengah menjalani program kehamilan? Jika iya sebaiknya Anda menghindari bahan-bahan kimia yang biasa terdapat pada kosmetik karena bahan tersebut dapat mengganggu sistem endokrin.

Seperti diketahui bahwa sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar yang emmproduksi hormon ke seluruh tubuh. Jika sistem endokrin ini tidak berjalan dengan baik maka tentu mempengaruhi produksi hormon termasuk hormon reproduksi.

Oleh karenanya, seperti dilansir popsugar.com, penting mengetahui bahan-bahan apa yang tidak boleh digunakan ketika Anda tengah menjalani program kehamilan.

1. Phthalates

Paparan phthalates yang terlalu sering dapat mengubah hormon seks dan meningkatkan kemungkinan kehilangan janin. Tak hanya memengaruhi wanita, kandungan phthalates jua dapat mempengaruhi masalah reproduksi laki-laki. Phthalates biasanya terdapat pada parfum sintetif, cat kuku atau hair spray. 

2. Paraben

Direktur Healthy Living Science di Environmental Working Group, AS, Nneka Leiba mengatakan bahwa paraben meniru hormon estrogen yang bertanggung jawab sebagai sistem reproduksi wanita. "Studi menunjukkan bahwa ibu yang terpapar paraben selama kehamilandapat menyebabkan kecemasan dan perubahan perilaku pada keturunan," terangnya.

Paraben biasa ditemukan pada lotion, sampo, pembersih wajah, alas bedak, dan pomade.

3. BHA dan BHT

Dua bahan tersebut adalah bahan pengawet untuk kosmetik yang biasa terdapat pada lipstik, eye shadow, pelembab, blush atau bedak. Leiba mengatakan bhawa paparan BHA dan BHT dalam dosis tinggi dapat menyebabkan masalah sistem reproduksi pria maupun wanita. 

4. Octinoxate dan Oxybenzone

Leiba menerangkan bahwa octinoxate ditengarai dapat menyebabkan perubahan berat dan struktur orga reproduksi baik pria maupun wanita. "Sementara paparan tinggi terhadap oxybenzone telah terbukti memengaruhi ovarium ikan betina dan mengurangi produksi telur," terang Leiba.

Octinoxate dan oxybenzone biasa ditemukan di produk tabir surya, pelembab, lipstik, cat kuku, alas bedak, parfum dan beberapa produk perawatan rambut.

5. Triclosan

"Sebuah studi menunjukkan bahwa triclosan dapat menyebabkan kegagalan implantasi yang berarti sel telur yang dibuahi tidak akan menempel pada rahim dengan benar. Bagi pria, triclosan juga dapat menurunkan kualitas sperma," terang Leiba.

Triclosan ini biasa terdapat pada sabun anti bakteri, krim cukur, sabun batang dan pasta gigi.

Komentar