aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Berinvestasi Emas Mulai dari Rp 10.000, Bisa!

Monday, 15 March 2021 00:22:37 WIB | Redaksi
Berinvestasi Emas Mulai dari Rp 10.000, Bisa!
ilustrasi

TABLOIDBINTANG.COM - Tahun 2020 lebih banyak dihabiskan di rumah dengan berbagai aktivitas. Dengan banyaknya aktivitas bekerja dan sekolah dari rumah, uang yang dialokasikan untuk transportasi dan makan siang saat di kantor pun tidak terpakai. Melihat keadaan itu, ada hal yang harus diciptakan mulai dari diri sendiri yaitu, berinvestasi.

Investasi menjadi salah satu pilihan untuk mengalokasikan uang nganggur yang tidak terpakai, namun terkadang investasi seringkali dikaitkan dengan proses yang rumit, serta jumlah uang yang besar sehingga milenial enggan untuk memulainya. Padahal di zaman yang sudah modern ini, sudah banyak alternatif berinvestasi dengan cara yang mudah dan murah seperti menabung emas mulai dari Rp 10.000

Kini akses terhadap layanan digital yang mendukung transaksi pembayaran hingga investasi semakin mudah dijangkau oleh hampir semua lapisan masyarakat. Adaptasi kebiasaan baru pun mendorong masyarakat semakin terbiasa dengan layanan pembayaran digital untuk segala kebutuhan, termasuk dengan berinvestasi dan juga menabung.

Emas sejak lama telah dijadikan salah salah satu instrumen investasi yang tepat dan mudah bagi generasi milenial, karena emas cenderung stabil minim risiko dan harganya tidak mudah naik-turun tajam sehingga aman dibanding instrumen investasi lainnya. Saat ini, pembelian emas pun semakin mudah dilakukan dimana saja, kapan saja melalui aplikasi bahkan bisa dimulai dari nominal yang kecil yaitu Rp 10.000.

Berikut adalah strategi yang tepat untuk menabung emas:

?    Strategi pertama: Pilih dengan teliti merek emas yang akan dibeli
Berbicara soal investasi emas, kita pasti tahu jika terdapat dua merek logam mulia yang diperjualbelikan di pasar Indonesia, yakni emas Antam dan UBS. Kedua merek ini seringkali cukup membuat bingung para investor, khususnya pemula. Ada beberapa perbedaan seperti ukuran, sertifikat, stok, serta harga emas. Namun, perbedaannya tidak terlalu signifikan hanya saja Antam lebih banyak dikenal oleh publik.

?    Strategi kedua: Siapkan alokasi dana di luar tabungan dan dana darurat
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, sebaiknya dana yang digunakan tidak mengganggu tabungan atau dana darurat yang dimiliki. Mengumpulkan uang sedikit demi sedikit bisa dijadikan pilihan sehingga tidak mengganggu alokasi dana darurat dan tabungan yang dimiliki. Kini, berinvestasi semakin mudah karena semakin banyak tersedia aplikasi yang menyediakan layanan investasi yang dapat dimulai dengan jumlah uang yang kecil.

?    Strategi ketiga: Gunakan aplikasi dan pembayaran digital yang mudah
"Berangkat dari visi kami di Tamasia bahwa Emas dapat menjadi solusi yang cukup baik, melihat dari nilainya yang selalu naik dan aman terhadap inflasi, maka kami ingin semua masyarakat indonesia dapat membeli emas kapanpun dan dimanapun dengan harga terjangkau yaitu 10 ribu rupiah" kata Muhammad Assad, CEO Tamasia.

Dengan semakin canggihnya teknologi, masyarakat tidak perlu mengumpulkan uang secara konvensional terlebih dulu untuk membeli emas. Cukup dengan Rp10.000, milenial bisa mendapatkan Logam Emas menggunakan aplikasi Tamasia #BeliSukaSuka lalu akan langsung dikonversi ke dalam gram emas. 

Tidak perlu khawatir harus keluar rumah untuk melakukan pembayaran, kini melakukan investasi dari rumah semakin mudah dan menguntungkan dengan tersedianya layanan pembayaran digital ShopeePay di dalam aplikasi Tamasia. Dengan partisipasi Tamasia dalam kampanye ShopeePay Super Online Deals mulai tanggal 15-21 Maret 2021, ShopeePay bersama Tamasia memberikan keuntungan lebih besar melalui promo cashback 70% yang membuat investasi emas semakin menguntungkan.

Komentar