aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Catatan Terkait Investasi dan Bisnis Keberlanjutan Berbasis Pengelolaan EKG

Wednesday, 20 January 2021 00:07:44 WIB | Adi Adrian
Catatan Terkait Investasi dan Bisnis Keberlanjutan Berbasis Pengelolaan EKG
DBS Indonesia menghadirkan Batavia ESG Global Sharia Equity USD, reksadana offshore dengan fokus investasi efek bersifat ekuitas yang berprinsip syariah dan ESG.

TABLOIDBINTANG.COM - Di tengah pandemi Covid-19, khalayak makin bijak mengelola keuangan. Selain menabung, investasi sangat disarankan. Yang juga patut dipikirkan, memilih bank yang tepat. Januari 2021, DBS Indonesia berkomitmen menerapkan misi sustainability (bisnis keberlanjutan).

Salah satu pilar sustainability yakni responsible banking, mengembangkan keuangan keberlanjutan (sustainable finance) dengan menjalin kerja sama maupun kemitraan untuk mengembangkan portofolio dan integrasi pengelolaan lingkungan (Environmental), Sosial (Social), dan Tata Kelola (Governance) atau ESG.

ESG peluang menarik. Ia mengoptimalkan potensi imbal hasil dalam jangka panjang dan meminimalkan risiko dengan menghindari investasi ke berbagai sektor kontroversial seperti alkohol, energi nuklir, senjata, dan lain-lain.

DBS Indonesia menghadirkan Batavia ESG Global Sharia Equity USD, reksadana offshore dengan fokus investasi efek bersifat ekuitas yang berprinsip syariah dan ESG. Ini melengkapi rangkaian produk investasi komprehensif guna memenuhi kebutuhan nasabah dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan.

Dalam webinar yang digelar Selasa (19/1/2021), Executive Director, Wealth Management Talent Rotation, PT Bank DBS Indonesia, Koh Keng Swee, menerangkan, penerapan ESG membawa perubahan positif dengan tiga kriteria.

Environmental fokus pada manajemen dan produksi energi bersih serta proses limbah yang baik. Social memperhatikan budaya kerja, hak pekerja, hubungan pelanggan dan masyarakat. Governance melihat manajemen dan operasional perusahaan termasuk dari sisi etika bisnis maupun pertanggungjawaban finansial.

“Kami perkenalkan instrumen investasi Batavia ESG Global Sharia Equity USD, bersama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, yang efektif ditawarkan ke nasabah mulai 27 Januari 2021,” kata Koh Keng Swee.

Pengelolaannya didukung BlackRock sebagai Technical Advisor, yang memiliki keunggulan teknologi dan sumber daya global. “Produk ini bisa jadi pilihan nasabah untuk berinvestasi di era new normal dan sejalan dengan tren global seputar ESG,” ujar President Director of PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Lilis Setiadi.

Komentar