aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ada Yang Beda di Grand Indonesia Jakarta, Penampilan Anyar Gerai Guardian

Saturday, 8 February 2020 18:42:12 WIB | Adi Adrian
Ada Yang Beda di Grand Indonesia Jakarta, Penampilan Anyar Gerai Guardian
ada yang baru di Grand Indonesia yakni gerai Guardian yang kembali dibuka dengan konsep baru Colourful New Look.

TABLOIDBINTANG.COM - Saat toko daring menjamur dengan beragam promosi yang bikin hati tergiur, sejumlah pusat perbelanjaan terus bersolek untuk memikat pelanggan setia. Tak terkecuali, Grand Indonesia yang berada persis di seputar Bundaran Hotel Indonesia, jantung Ibu Kota, Jakarta. Bulan lalu, ada yang baru di Grand Indonesia yakni gerai Guardian yang kembali dibuka dengan konsep baru Colourful New Look.

Konsep Colourful New Look ala Guardian bertumpu pada tiga hal yakni inovasi, kualitas dan layanan yang kian prima. Konsep baru ini langkah nyata Guardian dalam mempertahankan posisi dengan merenovasi gerai yang menyajikan produk kesehatan dan kecantikan halal. Per 31 Oktober 2019, jumlah gerai Guardian di Indonesia mencapai 289. Keluarga Indonesia menyambut hangat hadirnya konsep Guardian Colourful New Look.

“Bagi pelanggan, Guardian menjadi surga untuk berbagai produk kesehatan dan kecantikan yang mencakup vitamin, obat-obatan, kosmetik dan perawatan tubuh lain. Konsep ini jadi jawaban atas tingginya permintaan dan kebutuhan akan produk kecantikan maupun kesehatan yang berkualitas, asli, sekaligus bervariasi,” beri tahu Direktur Guardian Indonesia, Naresh Kalani, kepada tabloidbintang.com di Jakarta, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Naresh Kalani mengingatkan, Guardian telah menjadi teman berbelanja terbaik bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, Guardian menyediakan informasi produk-produk favorit masyarakat Indonesia yang telah teruji melalui survei “Guardian Top Stars” yang dilaksanakan pada akhir 2019. “Survei ini memberi informasi kepada pelanggan mengenai berbagai merek atau produk favorit hasil dari pilihan masyarakat Indonesia,” Naresh mengakhiri perbincangan.

Komentar