aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Tren Hijrah Jadi Faktor Penting Meningkatnya Asuransi Syariah

Tuesday, 12 November 2019 10:52:27 WIB | Romauli
Tren Hijrah Jadi Faktor Penting Meningkatnya Asuransi Syariah
Ada banyak cara untuk memproteksi kesehatan maupun keuangan seseorang.

TABLOIDBINTANG.COM - Ada banyak cara untuk memproteksi kesehatan maupun keuangan seseorang. Salah satunya dengan sistem asuransi syariah yang kini mulai banyak diminati masyarakat. 

Asuransi syariah menggunakan hukum Islam, dimana penggunaaannya dianggap sesuai dengan aturan bagi umat Islam. Peraturannya dianggap menguntungkan nasabah atau konsumen.

Oleh karena itu, banyak asuransi yang menjual produk syariah dengan banyak keuntungan. Untuk itu, Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) turut mendukung upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian syariah nasional, salah satunya dengan menggelar perdana ajang penghargaan kepada para tenaga pemasar asuransi syariah terbaik di Indonesia, yakni Sharia Insurance Convention & Award (SICA) 2019.

Hingga September 2019, industri asuransi syariah menunjukkan pertumbuhan dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya dengan kenaikan aset sebesar 6,21% yang mencapai Rp 44,4 triliun. 

"Melalui event ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman asuransi syariah dan mulai menjadikan budaya syariah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari saat ini dan masa mendatang," ujar Ahmad Sya'roni, Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dalam diskusi bertema Sharia Inspiring Future di Ciputra Artpreneur Ciputra World, Jakarta, belum lama ini.

Ia menambahkan, salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi syariah peningkatan demografi dan tren hijrah yang terus berkembang saat ini. Faktor tersebut juga mempengaruhi peningkatan kinerja asuransi syariah.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi untuk para tenaga pemasar asuransi syariah karena melalui mereka lah industri asuransi syariah menjadi lebih dikenal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya bicara mengenai produk dan layanan saja, tetapi yang paling penting adalah tenaga pemasar juga menjadi ujung tombak bagi asosiasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di tanah air,” jelasnya. 

Komentar