aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Yuk, Selamatkan Hutan Mangrove di Indonesia Melalui Virtual Run

Friday, 26 July 2019 10:11:57 WIB | Romauli
Yuk, Selamatkan Hutan Mangrove di Indonesia Melalui Virtual Run
Bentuk kepedulian akan hutan Mangrove di Indonesia, YKAN-TNC akan menghelat “Mangrove Virtual Run 2019” yang berlangsung selama 26 Juli-26 Agustus 2019. 

TABLOIDBINTANG.COM - Meski lebih dari 50 persen lahan hutan mangrove di Indonesia hancur, Indonesia masih menduduki posisi pertama sebagai negara dengan tutupan mangrove terbesar di dunia yaitu dengan total seluas 3,556 juta ha saat ini. Namun, sekitar 30 persen di antaranya tergolong dalam kategori kritis.

Padahal, lahan mangrove memegang peranan dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan kemampuan menyimpan karbon 3-5 kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis.

Untuk menyelamatkan dan melestarikan hutan mangrove, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), afiliasi dari The Nature Conservancy (TNC) menginisiasi sebuah platform yang disebut Mangrove Ecosystem Restoration Alliance atau Aliansi Restorasi Ekosistem Mangrove (MERA). 

Bentuk kepedulian akan hutan Mangrove di Indonesia, YKAN-TNC akan menghelat “Mangrove Virtual Run 2019” yang berlangsung selama 26 Juli-26 Agustus 2019. 

Melalui ajang lari ini, mengajak setiap masyarakat untuk peduli tentang keberadaan ekosistem mangrove yang amat penting bagi kawasan pesisir, baik sebagai benteng pertahanan terhadap risiko bencana maupun sebagai mata pencaharian alternatif melalui pengembangan industri pariwisata. 

Executive Director Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Rizal Algamar mengatakan, pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun organisasi konservasi, tetapi juga segenap komponen warga dan pemangku kepentingan. 

"Mangrove Virtual Run bisa menjadi cara untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas untuk ikut peduli dan ambil bagian dalam menyelamatkan hutan mangrove Indonesia," papar Rizal Algamar di Jakarta, Kamis (25/7).

Ditambahkan Andini Effendi, News Anchor dan jurnalis sekaligus Leadership Council YKAN I TNC, lari merupakan cara paling efektif untuk mengetahui satu cause yang kita dukung. Terlebih ini tentang restorasi mangrove di Indonesia, yang tidak diketahui oleh banyak orang. 

"Harapannya melalui ajang lari ini, kita sekaligus berbagi pentingnya mangrove dalam kehidupan kita dengan berbagai manfaatnya. Ketika kita berlari sekaligus merestorasi mangrove, sebenarnya kita menjaga kehidupan manusia dan tumbuhan itu sendiri," papar Andini Effendi.

Mangrove Virtual Run 2019 memberi kesempatan kepada setiap partisipan untuk berlari di mana saja seperti di rumah atau fitness center dengan menggunakan treadmill, atau bahkan berjalan kaki. 

Peserta diharapkan mengakumulasi jarak sejauh 26,7 kilometer, sesuai dengan tanggal peringatan hari mangrove sedunia pada 26 Juli.

Komentar