aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Peran Perempuan Bantu Perekonomian Keluarga Melalui UMKM

Wednesday, 17 July 2019 20:09:40 WIB | Romauli Gultom
Peran Perempuan Bantu Perekonomian Keluarga Melalui UMKM
Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) kembali meningkatkan jumlah perempuan penerima hibah modal UMKM.

TABLOIDBINTANG.COM - Tak bisa dipungkiri perempuan atau ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam membantu memenuhi kebutuhan di tengah keluarga. Salah satunya dengan memiliki usaha atau UMKM.

Beberapa usaha rumahan yang banyak dilakukan seperti menjual nasi uduk, gorengan hingga warung kelontong. Tentu modal yang dibutuhkan pun terjangkau dan bisa dilakukan asal ada usaha. 

Melihat pentingnya peran tersebut, Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) kembali meningkatkan jumlah perempuan penerima hibah modal UMKM untuk mencetak perempuan entrepreneur berkualitas.

"Tahun 2019 ini, progran hibah modal PPLIPI sudah memasuki tahun keempat. Dan sekarang kami memberikan modal pada 300 perempuan pelaku UMKM yang berprestasi. Ini dipilih dari 3000 perempuan yang telah mendapat bantuan sebelumnya di tahun 2018," ujar Dra. Hj. Indah Suryadharma Ali selaku Ketua Umum PPLIPI dalam acara PPLIPI Peduli UKM dan Halal Bi Halal di Kementerian Koperasi dan UKM di Kuningan, Jakarta.
 
PPLPI merupakan perhimpunan perempuan Indonesia yang peduli pemberdayaan perempuan Indonesia beranggota lebih dari 3000 orang, dengan 10 cabang di seluruh Indonesia. 
 
“Alhamdulillah, program nyata PPLPI hingga tahun 2018 telah berhasil menghibahkan bantuan permodalan kepada 5600 perempuan Indonesia pelaku UMKM binaan PPLPI dengan kategori pengusaha rumahan atau tradisional,” jelasnya.
 
Hibah permodalan dilengkapi dengan pemberian perlengkapan dan pelatihan usaha. Program terbaru yang diluncurkan PPLPI baru-baru ini adalah membantu menciptakan pelaku usaha mikro dengan memberikan paket modal usaha, perlengkapan usaha dan pelatihan. Dan jenis usaha yang disediakan adalah penjualan ayam goreng tepung dengan nama Pro Chicken.
 
“Cukup dengan modal Rp 2,5 juta, perempuan pelaku usaha bisa memiliki usaha ayam goreng Pro Chicken. Dan modalnya bisa kredit selama setahun tanpa bunga," papar Hera Susno Duaji selaku Wakil Ketua Umum Bidang Kemitraan dan Perekonomian.

Komentar