aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ada Lari Maraton dengan Garis Finis di Gunung Kidul Yogyakarta, Mau Ikutan?

Saturday, 1 December 2018 03:30:31 WIB | Wayan Diananto
Ada Lari Maraton dengan Garis Finis di Gunung Kidul Yogyakarta, Mau Ikutan?
Olahraga lari masih digemari masyarakat. (Foto: Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Olahraga lari masih menjadi tren. Masyarakat masih antusias untuk berlari melintasi berbagai tempat keren di Indonesia dari Jakarta, Bali, seputar Candi Borobudur, dan yang paling baru, ajang lari di Wonosobo, Jawa Tengah serta Gunung Kidul, Yogyakarta. Ajang bertajuk "NusantaRun" ini digelar Yayasan Lari Nusantara dengan konsep ultra marathon for charity. Digelar tiga hari, mulai Jumat (7/12) hingga Minggu (9/12)

Dua ratus satu penggemar lari berpartisipasi di ajang ini. Mereka terdiri 116 kategori half course (86 km) dan 85 kategori full course (169 km). Para peserta berjuang mencapai garis finis di Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, Yogyakarta. Meski menuju garis finis yang sama, kedua kategori itu memiliki start berbeda. Kategori full course memiliki garis start di Kledung Pass Hotel, Wonosobo. Kategori half course memulai langkah dari Kantor Kepala Desa Karangwuni, Wates.

Ajang lari "NusantaRun 2018" menargetkan donasi sebesar 2,5 milar rupiah untuk program Pengembangan Pendidikan Murid Penyandang Disabilitas di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dana itu disalurkan dengan menggandeng Kampus Guru Cikal. Founder NusantaRun, Jurian Andika, mengatakan, isu pendidikan bagi penyandang disabilitas sangat penting.

"Masih banyak penyandang disabilitas di Indonesia yang belum mendapat akses pendidikan dan pekerjaan. Melalui kampanye ‘Pendidikan untuk Semua,’ kami menyuarakan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan dan pekerjaan," ungkap Jurian kepada tabloidbintang.com di Jakarta, pekan ini.

Komentar