aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

4 Desainer Indonesia Siap Guncang Milan dengan Pesona Kain Nusantara

Thursday, 14 December 2017 12:20:08 WIB | Romauli Gultom
4 Desainer Indonesia Siap Guncang Milan dengan Pesona Kain Nusantara
Desainer yang akan pamer karya di Indonesia Cultural Fashion (ICF) 2017.

TABLOIDBINTANG.COM - Untuk kali kedua, Indonesia Cultural Fashion (ICF) kembali menggelar perhelatan fesyen berkelas dunia di Base Milano, Milan, Italia pada 19 Desember 2017 mendatang.

Sejumlah desainer dari Indonesia pun tak ingin menyiakan kesempatan besar tersebut untuk memperkenalkan karya busananya di ajang internasional.

Desainer yang turut dalam ajang mode tersebut adalah brand Territory by Terry Puteri, Tyramona by Decy Ramona, Elemwe batik betawi karya Lily Mariasari dan Alkhansas.

Berikut koleksi busana yang akan mereka tampilkan.

1. Territory by Terry Puteri

Territory of Borneo menjadi tema yang dipilih Terry Puteri untuk memperkenalkan ke busana wanita modern dengan sentuhan kain khas Banjarmasin yakni sasirangan.

lni merupakan kali pertama Territory mengikuti fashion show di Milan, ltalia, sebagai kota pusat mode dunia maka pencapaian ini akan menjadi sangat istimewa.

Sentuhan budaya Kalimantan Iewat kain sasirangan & sedikit sentuhan head peace khas Kalimantan diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

2. Tyramona by Decy Ramona

Motif Toraja Pak Tedong menjadi kekuatan tema yang diusung sang desainer Decy Ramona. Tedong bonga sangat berharga bagi masyarakat toraja dan memiliki harga yang terbilang paling mahal. Dengan memakai Motif Pak Tedong ini membuat kehidupan derajat yang tinggi dan di hormati. Sementara, material bahan yang digunakan biasanya hanya bahan micro, shantung, dan balloteli

Desainer yang akan pamer karya di Indonesia Cultural Fashion (ICF) 2017.
Desainer yang akan pamer karya di Indonesia Cultural Fashion (ICF) 2017.

3. Elemwe by Lily Mariasari

Kali ini, Elemwe akan mengangkat tema Pesona Jakarta. Sebanyak 4 koleksi akan hadir dengan konsep dark batik betawi dengan paduan bahan polos. Lily mengangkat motif seni budaya Betawi lewat Tanjidor, salah satu kesenian Betawi tempo dulu yang hampir punah.

4. Alkhansas

Terinspirasi dari keanekaragaman dan kekayaan bangsa Indonesia, Alkhansas memadupadankan kain tradisional Indonesia dengan beberapa motif seperti Batik dari Cirebon, hingga batik motif Kapal Pinisi dan huruf Lontara dari Bugis, Makassar. Nilai-nilai yang menjadi ciri khas Indonesia pun di ekspresikan dalam beberapa pakaian dengan warna merah menyala tanda keberanian.

Indonesia Cultural Fashion merupakan perhelatan besar yang mempromosikan kain-kain nusantara dan akan menampilkan musik dengan instrumen khas Indonesia.

Berbeda dengan tahun lalu, kolaborasi perhelatan fashion akan semakin terasa nuansa Indonesia dengan suguhan Guitar Meet Kendang oleh gitaris ternama lndonesia, Tohpati. Dia akan membawakan lagu berjudul langer, Es lilin, Kampuang nan jauh di mato, dan Ksatria.

(uli / gur)

Komentar