aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Ify "Blink" Suka Busana Berpotongan Asimetris dan Bertumpuk

Saturday, 1 October 2016 08:00:36 WIB | Sarah Christiani
Ify "Blink" Suka Busana Berpotongan Asimetris dan Bertumpuk
Ify "Blink" (Ryan/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ify Alyssa (19), personel girl band Blink, dikenal sebagai sosok yang fashionable atau modis, terutama di platform media sosial Instagram.

Ify, yang dalam penampilannya memperhatikan detail, sudah tertarik pada mode sejak duduk di bangku SMA. 

“Dulu itu, kalau pergi ke mal, teman-temanku sering mengunjungi toko-toko baju. Aku merasa, kok aku cuek banget, enggak seperti mereka. Dari situ aku lebih mengerti (tentang mode) dan cari referensi,” ujarnya saat main ke kantor Bintang.

“Lama-lama aku merasa, bergaya lucu-lucu itu menarik, apalagi aku perhatikan, di Jakarta kadang orang berpakaian enggak ada variasinya. Padahal kalau lihat di luar negeri, street style di sana bagus, kenapa di Jakarta jarang. Aku aku harus percaya diri dan enggak boleh takut dibilang aneh,” urainya panjang lebar.

Ify Blink (Ryan/tabloidbintang.com)
Ify Blink (Ryan/tabloidbintang.com)

Ify cenderung bergaya feminin dan menyukai sesuatu yang asimetris. “Aku suka banget baju yang potongannya aneh, enggak biasa,” ujarnya. Walau begitu ia tetap menyesuaikan dengan keadaan hatinya.

“Enggak harus jadi heboh juga. Kadang simpel saja, misalnya atasannya sudah asimetris, bawahnya biasa. Pakai semua yang asimetris juga pernah. Tergantung mood, sih,” jelas cucu aktris senior Farida Pasha ini. “Untuk motif, aku suka garis,” imbuhnya. 

Sebagai pelengkap penampilannya, Ify memilih aksesori yang unik. “Aku suka statement earrings dan kalung yang asimetris atau unik. Jadi kalau bajuku polos, aku bisa bermain-main dengan aksesori,” jelas gadis bernama lengkap Alyssa Saufika Umari ini.

Ify juga menyenangi kulot. Menurutnya, kulot cocok bagi orang yang berbadan kurus sepertinya.

Ify Blink (Ryan/tabloidbintang.com)
Ify Blink (Ryan/tabloidbintang.com)

“Sebaliknya kalau aku pakai celana jin skinny, jadi kelihatan kurus banget,” ia beralasan.

Baginya, mode berguna untuk menutupi kekurangan. “Kita pintar menyiasati penampilan kita. Misalnya kalau kurus, coba pakai kulot biar tidak terlihat terlalu kurus. Kalau lengan Anda besar, jangan pakai baju sleeveless atau tanpa lengan,” ia menyarankan

(sarah/gur)

Komentar