aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Desainer Samuel Wongso Kenalkan Traveling  Tailor di Indonesia

Thursday, 12 March 2020 14:00:32 WIB | Supriyanto
Desainer Samuel Wongso Kenalkan Traveling  Tailor di Indonesia
Desainer Samuel Wongso generasi ke empat dari Wong Hang Tailor yang berpusat di Surabaya giat mengembangkan bisnis di dunia fashion khususnya jas.

TABLOIDBINTANG.COM - Desainer Samuel Wongso generasi ke empat dari Wong Hang Tailor yang berpusat di Surabaya giat mengembangkan bisnis di dunia fashion khususnya jas.

Tentu bukan hal yang mudah bagi pria kelahiran 22 Desember 1990 ini untuk mempertahankan eksistensi bisnis keluarga yang sudah berjalan selama 86 tahun. Namun berbekal ilmu dan passion di dunia mode, Samuel Wongso mampu membuktikan bahwa dirinya merupakan desainer yang handal yang mampu membawa Wong Hang Tailor terus berjaya walaupun sudah berganti zaman. 

Pemain film A Man Call Ahok itu pun memiliki berbagai terobosan, salah satunya traveling tailor. 

"Berjalannya waktu kita ngikutin tren dan zaman, jadi saya sekarang mengembangkan bisnis tailor ini dengan cara traveling tailor. Yang sudah ngetren di belahan dunia lain, di Eropa, di Amerika. Jadi berpindah-pindah kota dari satu kota ke kota lain. Sekarang kami sedang mengembangkan traveling tailor ke seluruh Indonesia," ungkap Samuel Wongso saat berbincang dengan wartawan di kawasan Gandaria City, Selasa (10/3).

Dok. tabloidbintang.com
Dok. tabloidbintang.com

"Traveling tailor ini kita datangi kota-kota yang memang belum ada store-nya di sana. Soon juga ke Manado. Dan traveling tailor ini saya sangat senang. Saya bukan hanya tailor aja, bukan hanya desainer aja, tapi juga traveler. Jadi sambil saya pergi cobain beberapa pesawat, hotel, saya seneng keluar masuk airport, disalurkan dalam kerjaan saya, tailor," terang Samuel Wongso.

Cara tersebut dinilai efektif untuk menyebarkan informasi mengenai keunggulan Wong Hang. Samuel Wongso juga tetap berjaga-jaga akan bahaya penyebaran virus Corona.

"Yang terakhir ini permintaan di Singapura sama KL ini harus dipending dulu karena virus kan makin besar. Aku juga jaga-jaga juga. Nggak mau sampai sakit. Karena traveling ini kan butuh stamina yang bagus supaya nggak tertular virus," pungkas Samuel Wongso.

(pri)

Komentar