aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

5 Tanda Tubuh Anda Terlalu Lelah untuk Berolahraga

Friday, 14 October 2016 19:30:41 WIB | aura.co.id
5 Tanda Tubuh Anda Terlalu Lelah untuk Berolahraga
Ilustrasi

TABLOIDBINTANG.COM - Olahraga adalah salah satu kunci hidup sehat. Menyadari hal ini, kaum urban pun mulai menjadikan olahraga sebagai gaya hidup. Terlihat dari ramainya partisipasi dalam Car Free Day, pusat kebugaran yang selalu ramai, hingga rutin melakukan olahraga berbekal video dari Youtube.

Namun, perlu diingat bahwa tubuh membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Berolahraga secara berlebihan bisa menyebabkan overtraining syndrome yang berarti bahwa tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk kembali dalam performa normal setelah berbagai kegiatan olahraga tersebut.

Overtraining syndrome umumnya terjadi pada atlet yang sedang berlatih untuk perlombaan. Akan tetapi, tentunya sindrom ini tentunya tidak baik untuk Anda.

Ketika berolahraga, sistem imun tubuh meningkat. Jika Anda tidak menyisihkan waktu untuk beristirahat, justru Anda menekan sistem kerja imun tubuh tersebut. Akibatnya, otot menjadi mudah lelah dan kehilangan massanya, hormon stres juga menjadi aktif, dan juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan mental, seperti kurangnya motivasi dan percaya diri serta meningkatkan amarah dan tingkat stres.

Untuk mengetahui apakah ada mengalami sindrom ini, berikut ini adalah beberapa gejalanya seperti dilansir Brit+Co:
 
1. Detak jantung meningkat meskipun Anda tidak sedang berolahraga

Normalnya, semakin bugar tubuh maka semakin rendah pula detak jantung seseorang ketika beristirahat (resting heart rate). Anda yang mengalami overtraining syndrome, biasanya akan mengalami peningkatan detak jantung sekitar 10-15 per menit. Peningkatan detak jantung ini biasanya terjadi ketika Anda akan mengalami sakit. Maka sebaiknya, Anda segera meluangkan waktu untuk istirahat.

2. Sangat haus

Jika Anda merasa sangat haus dan tidak mampu menghilangkan rasa haus tersebut, bisa jadi Anda mengalami katabolik yaitu kondisi di mana tubuh memecah otot untuk memperoleh protein. Setelahnya, biasanya tubuh akan mengalami dehidrasi.  

3. Tidak bisa tidur

Olahraga dalam kadar yang cukup, mungkin bisa membantu Anda tidur pulas. Namun, jika tubuh mengalami overtraining syndrome, hormon dan sistem saraf pusat menjadi tidak terkendali. Akibatnya, akan timbul insomnia.

4. Menimbulkan rasa sakit dalam jangka waktu yang lama

Umumnya, akan timbul rasa sakit pada beberapa bagian tubuh selama 1-2 hari setelah Anda melakukan olahraga yang berat. Jika rasa sakit tersebut bertahan hingga 3-4 hari, dan bahkan menyerang otot-otot Anda, kemungkinan besar Anda mengalami overtraining syndrome.  

5. Menurunnya performa

Gejala overtraining syndorme lainnya adalah menurunnya performa ketika berolahraga. Apabila terjadi dalam beberapa hari berturut-turut, sebaiknya Anda meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat.

AURA.CO.ID

Komentar